Kamis, April 2, 2026

Sanggar Seni Salsabila Adakan Pagelaran Tunggal “Warisan Budaye Kite”, Ini Jadwalnya!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Dunia seni dan kebudayaan Bengkulu tak henti-hentinya terus berinovasi dan menunjukan eksitensinya.

Sanggar Seni Salsabila yang bekerja sama dengan kementerian kebudyaan melalui badan pelestarian kebudyaan wilayah 7 lampung-bengkulu akan menghadirkan sebuah perhelatan budaya istimewa melalui Pagelaran Tunggal bertajuk “Warisan Budaye Kite”.

- Advertisement -

Pagelaran tersebut akan diselenggarakan pada 27 – 28 September 2025 di UPTD Taman Budaya Provinsi Bengkulu, dengan mengusung tagline “Jejak Leluhur untuk Generasi”, dengan misi menghidupkan kembali warisan budaya asli Bengkulu, khususnya tradisi Bubu Gile dari suku Lembak.

Sanggar Seni Salsabila
Sanggar Seni Salsabila

Pagelaran ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang edukasi, refleksi, dan apresiasi terhadap kearifan lokal yang diwariskan leluhur.

Rangkaian Kegiatan akan di laksanakan pada, Sabtu, 27 September 2025 yang di mana akan di laksanakan,Seminar dan Workshop Kebudayaan Bubu Gile.

Menghadirkan narasumber budaya, praktisi seni, serta pelaku adat yang akan membahas filosofi, sejarah, dan nilai kehidupan yang terkandung dalam tradisi Bubu Gile. Workshop interaktif juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk merasakan langsung praktik tradisi tersebut serta pameran seni yang akan mepamerkan karya-karya seniman Bengkulu serta pameran property tari yang biasnya di gunakan dalam karya-karya sanggar seni salsabila

- Advertisement -

Sedangkan pada hari Minggu, 28 September 2025, Sanggar Seni Salsabila akan mempersembahkan 5 materi pertunjukan utama, yaitu:

1. Sendratari Monolog Putri Gading Cempaka – kisah legendaris perempuan tangguh Bengkulu yang menjadi simbol keberanian.

- Advertisement -

2. Musik Dhol Tabuh Warisan – pertunjukan khas Bengkulu dengan dentuman dhol yang menggema sebagai identitas budaya Tabut.

3. Tradisi Bubu/Luka Gile – penampilan ritual dan dramatika khas masyarakat Lembak.

4. Musik Etnik Luka Menggile – kolaborasi musik tradisi dengan sentuhan modern, membangun nuansa etnik yang menggugah.

5. Tari Kreasi Lengang Amuk Bubu – tarian kreasi baru yang terinspirasi dari semangat, gerak, dan filosofi Bubu Gile.

Sanggar Seni Salsabila saat melakukan musyawarah
Sanggar Seni Salsabila saat melakukan musyawarah

Selain pertunjukan seni tradisi, nantinya akan di meriahkan oleh salah satu band local Bengkulu yang akan berkolaborasi dengan sanggar seni salsabila, pagelaran ini juga akan diramaikan oleh booth UMKM lokal yang menampilkan produk kreatif Bengkulu, serta berbagai aktivitas kolaboratif Bersama lintas komunitas ,brand local dan ukm seni. Hal ini menjadi bentuk nyata dukungan Sanggar Seni Salsabila terhadap ekosistem ekonomi kreatif dan kolaborasi lintas komunitas.

Saat di temui saat konfersi pers yang berlangsung di sanggar seni Salsabila Ketua Sanggar Seni Salsabila Doni Oktavianto menegaskan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting untuk melestarikan warisan leluhur:

“Pagelaran Warisan Budaye Kite adalah ikhtiar kami untuk menjaga jejak leluhur agar tetap relevan bagi generasi sekarang. Dengan mengangkat Bubu Gile, kami ingin mengajak masyarakat luas untuk kembali melihat nilai-nilai luhur yang diwariskan, lalu mengolahnya menjadi energi positif untuk masa depan,” ungkapnya.

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu Lampung Iskandar Mulia Siregar, S. Si., M.A.P pun turut memberikan apresiasi penuh.

“Kami sangat mendukung upaya Sanggar Seni Salsabila yang konsisten menghidupkan kembali tradisi daerah. Bubu Gile bukan sekadar pertunjukan, tetapi identitas kultural yang mencerminkan filosofi masyarakat Lembak Bengkulu. Kegiatan ini sejalan dengan misi kementrian kebudyaan dalam melestarikan budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu seniman sekaligus budayawan Bengkulu, Sukri Ramzan ,menilai bahwa pagelaran ini menjadi ruang regenerasi penting.

“Seni tradisi hanya bisa hidup jika diwariskan. Apa yang dilakukan Sanggar Seni Salsabila adalah bukti bahwa generasi sekarang mampu merajut ulang warisan leluhur dalam format yang modern tanpa kehilangan ruh aslinya. Ini bukan hanya pertunjukan, tapi sebuah pernyataan budaya,” tegasnya.

Pagelaran “Warisan Budaye Kite” terbuka untuk masyarakat umum, pemerhati seni, akademisi, dan generasi muda Bengkulu. Mari hadir, saksikan, dan dukung bersama upaya pelestarian budaya daerah demi generasi penerus. (rls)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Sindang Dataran Raih Predikat Terbaik Kedua Musrenbang Kecamatan di Rejang Lebong

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kecamatan Sindang Dataran berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat penghargaan kedua terbaik dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan...

Empat Rumah Warga Rejang Lebong Hangus Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Peristiwa kebakaran hebat melanda Desa Sukarami, Kecamatan Kotapadang, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis 2 April 2026 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB....

Pemkab Rejang Lebong Segera Berlakukan WFH Bagi ASN, Sekda Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Prioritas

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai minggu ini. Namun,...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Puskesmas Tunas Harapan Raih Penghargaan Terbaik Pelayanan CKG di Rejang Lebong

0
‎REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk apresiasi dalam mewujudkan layanan kesehatan terbaik bagi para pasien, Puskesmas Tunas Harapan baru-baru ini berhasil meraih penghargaan pelayanan terbaik...

Kepahiang

Rekonstruksi Digelar, HMI Ingatkan Kasus Gita Afriani Tak Bisa Disederhanakan

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Curup turut menyoroti kasus kematian Gita Afriani di Kabupaten Kepahiang yang telah memasuki tahap rekonstruksi dan...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id