Selasa, Maret 17, 2026

Tunggakan Belum Lunas, SKL Tak Bisa Keluar, Nurhayani : Silahkan Gubernur Jika Mau Bantu

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Sehubungan dengan kabar penahanan Surat Keterangan Lulus (SKL) salah satu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam.

Nampaknya pihak Ponpes tidak akan mengeluarkan SKL tersebut sebelum santri yang bersangkutan benar-benar melunaskan seluruh uang yang menjadi tunggakan.

- Advertisement -

Hal ini diungkapkan langsung oleh Pimpinan Ponpes Darussalam Kepahiang Ustad Ahmad Nurhayani, saat dikonfirmasi oleh awak media.

“Jika mau SKL ataupun ijazah, yang bersangkutan wajib melunaskan dahulu tunggakan yang ada. Karena Ponpes kami ini butuh biaya, apalagi uang tunggakan tersebut merupakan uang makan yang sudah habis dimakan oleh santri yang bersangkutan,” ujar Nurhayani.

Dia menjelaskan, pembayaran uang makan santri ini kan menjadi tanggungjawab orang tua.

Terlebih ungkit Nurhayani, pihak Ponpes sudah banyak membantu santri yang bersangkutan, dan sudah banyak meringankan bebannya.

- Advertisement -

Karena itu meski santri yang bersangkutan mau mendaftar pendidikan ke jenjang selanjutnya dengan waktu yang terbatas, tetap saja pihak ponpes tidak bisa mengeluarkan SKL.

“Kalau dianggap menghambat saya pikir kami tidak menghambat pendidikan santri. Toh selama dia mondok disini, kita berikan perlakuan yang sama. Namun untuk mengambil SKL, syaratnya harus lunas, nanti kita keluarkan semua SKL, ijazah, transkip nilai dan sebagainya,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sementara itu saat disinggung soal imbauan dan kebijakan gubernur terkait larangan penahan ijazah di sekolah negeri maupun swasta di Provinsi Bengkulu.

Nurhayani mempertanyakan tanggungjawab gubernur seperti apa menyikapi hal seperti ini.

Dia menegaskan, kalau memang gubernur mau bantu dan tanggungjawab, itu dipersilahkan saja. Karena menurut dia, yang harus dibayar ini bukan uang sekolah, melainkan uang makan.

“Sekarang tanggungjawab gubernur seperti apa, apakah dia mau bantu santri yang bersangkutan. Kalau mau ya silahkan saja, toh uang sekolah kita gratis, ini kan uang makan yang harus dibayar,” tegasnya.

Sekedar mengulas, Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Kabupaten Kepahiang, baru-baru ini dikabarkan tak mau mengeluarkan Surat Keterangan Lulus (SKL) salah seorang santrinya yang mondok di Ponpes tersebut.

Informasi terhimpun, alasan pihak Ponpes tak mau mengeluarkan SKL santrinya itu, karena santri yang bersangkutan masih ada tagihan uang makan di Ponpes yang belum dibayarkan hingga saat ini.

Padahal salah seorang wali santri yang anaknya tak diberikan SKL oleh pihak Ponpes menyampaikan, dia menyadari bahwa sampai saat ini memang anaknya masih ada tagihan di ponpes yang belum dibayar.

Namun dia menegaskan, sisa tagihan yang belum dibayar itu akan segera dilunaskan dalam waktu dekat dengan cara dicicil hingga lunas.

Terlebih lagi kata dia, yang mau diminta saat ini adalah SKL saja, sementara untuk ijazah dirinya tak keberatan jika masih harus ditahan oleh pihak Ponpes.

Hal itu dia lakukan, mengingat pendaftaran masuk ke MAN sudah mendekati deadline, dan dia belum memiliki uang saat ini untuk membayar sisa tagihan. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Merangkak Naik, Tembus Rp45 Ribu Perkilo

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, harga daging ayam di Pasar Atas Curup mengalami kenaikan signifikan hingga menembus Rp45 ribu...

423 WBP Lapas Kelas IIA Curup Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 1447 Hijriah

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sebanyak 423 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup diusulkan menerima remisi atau pengurangan masa hukuman menjelang...

Sambut Kunjungan Monitoring Kapolres Rejang Lebong, Pengelola TTA Simpang Nangka Pastikan Berikan Layanan Maksimal...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan transportasi selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah atau Angkutan Lebaran 2026, Kapolres Rejang Lebong AKBP. Florentus...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Pemkab Rejang Lebong Raih UHC Awards Kategori Madya 2026, Bupati :...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong selama setahun kebelakang ini kembali berbuah manis. Dibawah komando Fikri-Hendri, Rejang Lebong terus menuaikan prestasi...

Kepahiang

Warga Kepahiang Keluhkan Jalan Berlubang di Pusat Kota, Pembangunan Jalan Dinilai...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Hingga saat ini, warga Kabupaten Kepahiang masih terus mengeluhkan kondisi jalan berlubang di pusat kota yang tak kunjung diperbaiki. Salah satu jalan...

Bengkulu

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Dedy Hardiansyah Putra “Sekretaris PWI” Nahkodai JMSI Provinsi Bengkulu Periode 2025 – 2030

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, Dedy Hardiansyah Putra, dipercaya untuk menahkodai Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu periode...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id