Sabtu, April 18, 2026

Enggan Rumahnya Dipasang Stiker Bertuliskan “Keluarga Miskin”, Sejumlah KPM di Rejang Lebong Mundur Dari Daftar Penerima Bansos

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Meski pemasangan stiker bertuliskan “Keluarga Miskin” di rumah para penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Rejang Lebong masih dalam tahap pemetaan. Nampaknya sudah ada sejumlah warga desa di Rejang Lebong yang mundur dari daftar penerima Bansos.

Salah satu contohnya warga di Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara. Baru-baru ini ada 5 KPM mereka yang diketahui sudah mengundurkan diri dari daftar penerima Bansos. Hal ini disampaikan langsung oleh Ruslan yang merupakan Kades Dusun Sawah.

- Advertisement -

Dia menerangkan, 5 orang KPM yang mengundurkan diri itu merupakan keluarga penerima Bansos yang sudah mampu dan merasa tidak layak lagi menerima Bansos dari pemerintah.

“Kita telah mengadakan kegiatan sosialisasi terkait Bansos agar tepat sasaran kepada warga kita. Karena tak mau suatu saat rumahnya akan dipasang stiker bertuliskan “Keluarga Miskin”, mereka memilih untuk mundur dari daftar penerima Bansos,” ujar Ruslan.

Dijelqskannya, para KPM yang mundur ini berdasarkan kesadaran diri mereka sendiri yang rela melepas Bansos tersebut untuk keluarga yang lebih membutuhkan di Desa Dusun Sawah. Bahkan mereka juga telah membuat surat pernyataan dengan materai 10 ribu, sebagai bentuk keseriusan pengunduran diri mereka.

“Di desa kita ini masih banyak keluarga miskin yang lebih membutuhkan Bansos dari pemerintah. Karenanya untuk menggantikan KPM yang mundur, nanti akan kita usulkan warga lainnya yang lebih membutuhkan Bansos melalui Musdes,” jelasnya.

- Advertisement -

Dia juga mengharapkan, agar warga atau KPM lainnya juga yang merasa sudah mampu dapat berlaku bijak untuk mundur dari daftar penerima Bansos. Hal itu perlu dilakukan agar warga yang lebih membutuhkan berkesempatan merasakan Bansos dari pemerintah.

“Jika memang masih ada KPM yang sudah merasa mampu, ada baiknya mengajukan surat pengunduran diri. Karena masih sangat banyak warga miskin yang lebih membutuhkan Bansos tersebut,” harapnya.

Sekedar mengulas, wacana pemasangan stiker bertuliskan “Masyarakat Miskin” di rumah para penerima Bantuan Sosial (Bansos) tengah gencar dilakukan oleh pemerintah dibeberapa daerah. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dan upaya agar penerima Bansos bisa tepat sasaran sesuai dengan yang diharapkan.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Rejang Lebong, saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rejang Lebong masih akan mengkaji secara mendalam terkait rencana tersebut, serta akan melakukan pemetaan terhadap para penerima Bansos.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong, Dr. H. Hambali, S.Pd., M.Pd., bahwa kebijakan tersebut perlu ditelaah lebih lanjut karena memiliki dampak positif dan negatif, terutama dari sisi psikologis penerima manfaat.

“Akan kita kaji dahulu, karena pemasangan stiker seperti ini memiliki sisi positif dalam hal transparansi data penerima bansos, namun di sisi lain bisa menimbulkan dampak negatif bagi penerima, khususnya dari segi psikologis dan sosial,” ujar Hambali.

Dia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin langkah yang bertujuan baik justru menimbulkan rasa malu atau stigma negatif di tengah masyarakat.

Karena menurutnya, setiap kebijakan yang menyangkut penerima bantuan harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan agar tidak menimbulkan dampak sosial yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai niat baik untuk memastikan ketepatan sasaran bansos malah membuat masyarakat penerima merasa tersisih atau direndahkan,” terangnya.

“Jika memang nanti ada kebijakan tersebut dari pemerintah pusat atau provinsi, tentu akan kita sesuaikan dengan kondisi di Rejang Lebong. Pada dasarnya kami ingin program bansos di Rejang Lebong bisa tetap tepat sasaran, namun tetap menjaga martabat masyarakat,” tutupnya. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Tinjau Kondisi Jalan Desa Renah Pemetik : Dorong Percepatan Pembangunan

0
KERINCI, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk dan upaya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kerinci. Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int.,...

SMANSA League 2026 dan Seleksi O2SN Dimulai : Jaring Atlet Berprestasi dengan Sportivitas, Solidaritas...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri 1 Rejang Lebong kembali menggelar kegiatan SMANSA League 2026 yang menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menggelar...

FLS3N SD di Rejang Lebong Digelar Secara Daring, Dewan Turut Soroti Transparansi Penilaian

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2026...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Pemkab dan TP-PKK Rejang Lebong Berikan Kejutan Ultah ke-44 Untuk Ketua...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Usai melaksanakan kegiatan pengukuhan kepengurusan TP-PKK Rejang Lebong Periode 2025-2030. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan TP-PKK Rejang Lebong memberikan kejutan kecil untuk...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id