BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Respons cepat jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong dalam menangani jalan amblas di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari mahasiswi Program Studi Jurnalistik Universitas Bengkulu (UNIB), Nabila Septiani, yang menilai langkah sigap aparat tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
Kerusakan jalan yang terjadi di kawasan Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong sebelumnya sempat dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.
Menanggapi kondisi tersebut, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada bersama jajaran bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai memberi rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan warga.
Nabila Septiani mengatakan, tindakan cepat yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa aparat tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan sosial dan infrastruktur.
“Menurut saya, langkah cepat tersebut sangat positif karena masyarakat memang membutuhkan perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah maupun aparat ketika terjadi masalah di lingkungan sekitar,” ujar Nabila.
Dia menilai, kerusakan jalan bukan persoalan sepele, sebab menyangkut keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas harian. Apalagi saat musim hujan, kondisi jalan amblas dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki.
“Jika dibiarkan terlalu lama tentu sangat berbahaya. Karena itu, tindakan cepat dalam memperbaiki jalan menjadi hal yang sangat penting,” katanya.
Lebih lanjut, Nabila juga menyoroti masih banyaknya persoalan infrastruktur di berbagai daerah yang penanganannya dinilai lambat. Menurutnya, respons cepat seperti yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong seharusnya dapat menjadi contoh bagi instansi lain agar lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
Bahkan selain mengapresiasi aparat, mahasiswi Unib tersebut juga menekankan pentingnya budaya gotong royong dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat. Dia menilai, sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian masalah.
“Budaya gotong royong jangan sampai hilang. Ketika masyarakat dan pemerintah bisa bekerja sama, maka persoalan yang ada akan lebih mudah diselesaikan,” ungkapnya.
Menurut Nabila, langkah cepat dan kepedulian aparat seperti ini juga berdampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan institusi negara. Warga akan merasa diperhatikan ketika keluhan mereka didengar dan segera ditindaklanjuti.
Dia berharap, kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya muncul ketika suatu persoalan viral atau menjadi perhatian publik, tetapi menjadi bagian dari pelayanan yang konsisten terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait fasilitas umum.
“Dengan perhatian dan kerja sama yang baik, masyarakat tentu akan merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
Penanganan jalan amblas di Rejang Lebong ini menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama. Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, kehadiran aparat yang responsif dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepada masyarakat. (JP)
























