REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sebagai bentuk nyata dalam mendukung program Asta Cita untuk ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Desa Seguring Kecamatan Curup Utara gotong-royong menanam jagung bersama warga setempat, dengan dibantu oleh Babinsa serta Bhabinkantimas.
Pelaksanaan gotong-royong pembukaan lahan hingga penanaman jagung satu desa satu hektar ini telah dilakukan Pemdes dan BUMDes Amanah Seguring bersama warga sejak tanggal 26 September 2025 lalu.
Dimana saat ini, jagung yang ditanam di Desa Seguring Kecamatan Curup Utara tepatnya di lahan Seberang Air Musi ini sudah tumbuh subur dan tinggal menunggu masa panen saja.

“Penanaman jagung satu desa satu hektar ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kami juga memanfaatkan lahan yang belum digarap secara optimal oleh warga, untuk mengembangkan tanam jagung bersama warga setempat,” ujar Ketua BUMDes Amanah Desa Seguring Daud Yusup, Rabu 10 Desember 2025.
Dijelaskannya, melalui program ketahanan pangan, Pemdes bersama Bumdes Amanah Desa Seguring memulai pengolahan lahan secara bertahap, dimulai dari pembersihan area dan persiapan media tanam. Dimana untuk proses pembukaan dan pembersihan lahan dilakukan secara gotong-royong, dengan melibatkan warga desa, perangkat desa, dan Anggota Bumdes Amanah.
“Benih jagung ditanam sesuai pola tanam yang dianjurkan. Setiap titik tanam diberi jarak yang tepat agar pertumbuhan jagung optimal. Bahkan perawatan tanaman dilakukan secara rutin, mulai dari penyiraman, pemupukan, penyiangan gulma, hingga pengendalian hama. Semua proses dilakukan bersama-sama demi memastikan pertumbuhan jagung tetap sehat,” jelas Daud.
Dia menambahkan, program ini tidak hanya untuk memperkuat ketahanan pangan saja. Tetapi untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengelola potensi desa. Dengan adanya program ini, diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan petani dalam memanfaatkan lahan desa secara produktif.
“Kami berharap program ketahanan pangan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat Desa Seguring. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung, serta membangun ketahanan pangan di Desa Seguring ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, program Asta Cita untuk ketahanan pangan adalah agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada kemandirian pangan nasional melalui swasembada dengan mengoptimalkan produksi pertanian, memperkuat cadangan pangan, diversifikasi pangan lokal, dan memanfaatkan teknologi, didukung oleh berbagai kementerian, BUMN (seperti Pupuk Indonesia, Perhutani), serta pemerintah daerah, dengan target utama mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan dan sejahtera.
Pilar Utama Program Ketahanan Pangan Asta Cita ialah Swasembada Pangan, yakni Peningkatan produksi komoditas pangan pokok (padi, jagung, kedelai) dan diversifikasi pangan lokal (umbi-umbian, sayuran). Lalu penguatan Produksi Dalam Negeri dengan mengurangi impor bahan pangan strategis dan menjaga stabilitas harga. Selanjutnya inovasi Pertanian dengan pemanfaatan teknologi, irigasi efisien, dan praktik pertanian berkelanjutan (agroforestri di lahan hutan). Pemberdayaan Masyarakat:l dengan mendorong partisipasi warga melalui program seperti penanaman sayuran di lahan tidur dan pembagian bibit. Kerja Sama Lintas Sektor yang melibatkan BUMN (Pupuk Indonesia, Perhutani), TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam implementasi program, serta Cadangan dan Distribusi Pangan untuk penguatan sistem cadangan dan distribusi pangan desa/kelurahan. (JP)














































