LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Komitmen percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebong kembali ditegaskan. Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla menyatakan kesiapan jajaran TNI untuk mengawal dan mendukung proses perbaikan jalan di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai mendampingi Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, meninjau langsung kondisi ruas jalan yang mengalami kerusakan di Desa Talang Ratu, Kabupaten Lebong, Minggu 31 Mei 2026.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat sekaligus menyusun langkah percepatan pembangunan agar akses transportasi warga dapat segera diperbaiki.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada menegaskan, Kodim 0409/Rejang Lebong siap mendukung penuh program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bengkulu demi kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jalan yang layak menjadi kebutuhan mendasar karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.
“Kami dari Kodim 0409/Rejang Lebong siap mendukung dan mengawal setiap tahapan pembangunan jalan ini. Apa yang menjadi program pemerintah untuk kepentingan masyarakat tentu akan kami dukung agar pelaksanaannya berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi warga,” ujar Dandim.
Dia menilai, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses yang baik, distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Dandim juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Bengkulu yang turun langsung melihat kondisi jalan di lapangan. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bukti keseriusan dalam menjawab kebutuhan warga.
“Kami melihat ada komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera menyelesaikan persoalan ini. TNI akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” kata Dandim.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat berada di lokasi menegaskan bahwa pembangunan jalan Talang Ratu menjadi salah satu prioritas yang akan segera direalisasikan. Bahkan, dia langsung berkomunikasi dengan Bupati Lebong, Azhari, guna memastikan koordinasi percepatan pembangunan berjalan optimal.
Dalam percakapan tersebut, Mian menekankan pentingnya langkah cepat setelah Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyelesaikan ibadah haji.
“Jangan sampai nanti sepulang Pak Gubernur dari ibadah haji tidak ada tindakan. Kita harus segera bergerak. Pak Dandim juga ikut mengawal agar pekerjaan ini dapat segera dilaksanakan,” tegas Mian.
Dia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan berbagai langkah percepatan, termasuk rencana pembukaan badan jalan dengan lebar 10 meter sebagai tahap awal pembangunan.
“Dalam dua hingga tiga hari ke depan kita akan mulai bergerak. Pembangunan jalan ini akan diawali dengan pembukaan badan jalan selebar 10 meter karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Anggarannya juga sudah kami siapkan,” jelasnya.
Masyarakat Talang Ratu pun berharap, rencana pembangunan tersebut dapat segera terealisasi. Selama ini kondisi jalan yang rusak kerap menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan ketika akses menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Lebong, serta pengawalan dari Kodim 0409/Rejang Lebong, pembangunan jalan Talang Ratu diharapkan dapat segera dimulai dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang memadai diyakini akan membuka akses yang lebih luas, meningkatkan perekonomian warga, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Lebong. (JP)

























