Senin, Mei 11, 2026

Anggaran Dana Desa di Rejang Lebong Terjun Bebas, Dipangkas Hingga Rp 64,5 Miliar, Ratusan Kades Gigit Jari?

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Buntut dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Purbaya, anggaran Dana Desa (DD) di Rejang Lebong terjun bebas. Jika tahun 2025 lalu total pagi anggaran DD yang dikucurkan sebesar Rp 101 miliar lebih, di tahun ini anggaran DD yang digelontorkan hanya di angka Rp 36 miliar lebih. Sehingga dengan demikian, ada pengurangan sebesar Rp 64,5 miliar lebih pada anggaran DD tahun 2026 yang diberikan untuk 122 desa di Rejang Lebong.

Dengan anggaran minim yang dikucurkan itu, bisa dipastikan pembangunan fisik yang dilakukan akan jauh dari kata maksimal. Namun sisi positifnya, para Kades bisa terhindar dari yang namanya korupsi seperti yang sudah menimpa para oknum Kades di berbagai wilayah Indonesia sebelumnya.

- Advertisement -

Kepala Dinas Pemberdayaan Desa (PMD) Rejang Lebong Drs. Budi Setiawan menuturkan, tak hanya anggaran DD saja yang dipangkas. Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) di Rejang Lebong juga dipangkas hingga Rp 7 miliaran. Di tahun sebelumnya ADD yang diberikan sebesar Rp 61 miliar, namun di tahun ini hanya diangka Rp 53 miliar.

“Hal ini berlaku untuk seluruh desa di wilayah Indonesia. Namun pengurangan anggaran DD/ADD ini terbilang sangat jauh jika dibanding anggaran sebelumnya. Karena itu sudah bisa kita pastikan, tak akan banyak kegiatan pembangunan fisik di tahun 2026 ini,” ujar Budi.

Meski begitu dia menegaskan, agar para Kades maupun pihak desa yang bersangkutan dapat mengoptimalkan anggaran yang tersedia, agar roda pemerintahan di tingkat desa berjalan sebagaimana mestinya. Terlebih tambah dia, pembangunan fisik masih tetap bisa dilakukan dengan memilih mana yang paling urgen dan prioritas untuk di didahulukan.

“Pembangunan fisik masih tetap bisa dilakukan, namun tidak seperti sebelumnya. Pesan saya gunakan anggaran yang ada sesuai regulasi, serta jadikan peristiwa di tahun sebelumnya sebagai pelajaran. Jangan gunakan anggaran pribadi, karena sewaktu-waktu regulasi bisa saja berubah,” terangnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut dia menambahkan, dari 122 desa yang ada di Rejang Lebong, tentu ada desa yang mendapat anggaran terkecil dan terbesar. Untuk yang paling kecil anggarannya ialah Desa Talang Lahat Kecamatan Selupu Rejang dengan anggaran Rp 597.286.744. sedangkan yang paling besar ialah Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur dengan pagu anggaran sebesar Rp 982.547.689.

“Rata-rata setiap desa di Rejang Lebong mendapatkan anggaran sebesar Rp 600-800 juta. Berbeda jauh dengan tahun sebelumnya yang mendapat anggaran hingga Rp 1 miliar lebih,” pungkas Budi. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Dukung Lulusan SMA/SMK Ikuti Program Ausbildung ke Jerman

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Selain program kerja ke Jepang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi...

Dikbud Provinsi Bengkulu Dorong Lulusan SMA dan SMK Mendunia, Ratusan Siswa Diproyeksikan Kerja ke...

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menekan angka pengangguran melalui dunia pendidikan. Setelah...

Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Lubuk Bingin Baru Capai 65 Persen, Warga Apresiasi Kinerja...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pembangunan jembatan gantung permanen yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong,...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Tampil Beda di Rejang Lebong, Gapura Raksasa Pangeran Diponegoro di Desa...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk inovasi dalam menyemarakkan dan memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (KemRI) di Tanah Rejang, Desa Kampung Baru Kecamatan Selupu...

Kepahiang

Wacana Pembangunan Yonif TP di Eks PT TUM Disambut Antusias, Kehadiran...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di kawasan eks perkebunan teh PT TUM, Desa Barat Wetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten...

Bengkulu

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Dukung Lulusan SMA/SMK Ikuti Program Ausbildung ke Jerman

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Selain program kerja ke Jepang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi...

Dikbud Provinsi Bengkulu Dorong Lulusan SMA dan SMK Mendunia, Ratusan Siswa Diproyeksikan Kerja ke Jepang

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menekan angka pengangguran melalui dunia pendidikan. Setelah...

Tragedi di Bentang Alam Seblat : Seekor Harimau Sumatera Mati, Ancaman Kepunahan Kian Nyata, Siapa Yang Bertanggungjawab?

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Tragedi ekologis kembali terjadi di wilayah konservasi Provinsi Bengkulu. Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di aliran anak sungai...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id