Sabtu, April 18, 2026

Tuntut Kepsek Mundur, Petisi Puluhan Guru SMKN 2 Rejang Lebong jadi Sorotan Dewan, Kinerja Kepsek Dipertanyakan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Petisi yang dibuat dan ditandatangi oleh puluhan guru SMKN 2 Rejang Lebong yang meminta Kepsek mundur nampaknya menjadi sorotan dari berbagai pihak.

Terbaru, petisi yang menyebabkan kegaduhan di Kabupaten Rejang Lebong itu disoroti langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rejang Lebong.

- Advertisement -

Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong Hidayatullah mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan perihal petisi tersebut sejak beberapa waktu lalu, namun hal tersebut semakin mencuat baru-baru ini.

Sebagai alumni SMKN 2 Rejang Lebong, Hidayatullah yang akrab disapa Dayek ini turut prihatin dengan kondisi yang tengah terjadi di SMKN 2 Rejang Lebong.

Bahkan dengan polemik yang terjadi ini, menurutnya kinerja dan kepemimpinan Kepsek yang bersangkutan patut dipertanyakan.

Apalagi kata Dayek, baru-baru ini dirinya sudah melihat secara langsung kondisi sekolahnya itu yang nampaknya kurang terurus dan mengalami kemerosotan.

- Advertisement -

“Saya turut prihatin dengan polemik yang terjadi saat ini, kalau itu memang benar adanya, kasihan para siswanya. Apalagi permasalahan yang timbul ini sudah menyebar kemana-mana,” ujar Dayek.

Mengenai polemik yang sedang terjadi ini kata Dayek, dia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan bisa segera turun tangan dan menindaklanjuti laporan yang sudah diterimanya sejak beberapa bulan lalu.

- Advertisement -

Karena menurut Dayek, sejumlah permasalahan yang muncul baik dari internal sekolah maupun para siswa ini tentu bukan hanya di tahun ini saja, tapi sudah berlarut-larut dan harus segera di evaluasi.

“Jika persoalan antar guru di SMKN 2 Rejang Lebong ini dibiarkan berlarut-larut, maka proses belajar mengajar akan terganggu dan tidak berjalan maksimal. Saya juga sudah menyampaikan hal ini ke Sekda Provinsi Bengkulu. Karena jika persoalan ini dibiarkan, akan berdampak pada kualitas pendidikan yang ada,” tutur Dayek.

Dayek juga menyebut, dahulu lingkungan sekolah tertata rapi dan memiliki jumlah siswa yang besar, namun kini jumlah peserta didik hanya sekitar 200 orang, turun drastis dari sebelumnya yang mencapai 700 orang.

“Tentu hal ini bisa menunjukkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Kondisi lingkungan pun tidak terurus, bahkan dipenuhi semak belukar,” ungkapnya.

Selain itu tambah Dayek, dia juga menyoroti terkait pengelola usaha fotokopi yang merasa dirugikan oleh pihak SMKN 2 Rejang Lebong, padahal menurutnya pembayaran operasional bisa ditanggung dengan dana BOS yang ada.

Sementara faktanya, sekolah yang bersangkutan memiliki banyak utang oleh fotokopi yang ada tersebut.

“Belum lama ini ada pemilik fotokopi yang mengeluhkan utang SMKN 2 Rejang Lebong yang tak kunjung dibayar meski dana BOS telah cair kepada saya. Karena itu menurut saya, persoalan penggunaan Dana BOS di sekolah yang bersangkutan perlu diaudit ulang. Kami pun siap mengawal persoalan ini, baik sebagai anggota dewan maupun sebagai alumni,” tutupnya. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Tinjau Kondisi Jalan Desa Renah Pemetik : Dorong Percepatan Pembangunan

0
KERINCI, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk dan upaya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kerinci. Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int.,...

SMANSA League 2026 dan Seleksi O2SN Dimulai : Jaring Atlet Berprestasi dengan Sportivitas, Solidaritas...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri 1 Rejang Lebong kembali menggelar kegiatan SMANSA League 2026 yang menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menggelar...

FLS3N SD di Rejang Lebong Digelar Secara Daring, Dewan Turut Soroti Transparansi Penilaian

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2026...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Cegah dan Deteksi Dini Paham Keagamaan Islam, Kemenag Rejang Lebong Gelar...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Guna mencegah dan mendeteksi dini paham keagamaan Islam di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong menggelar kegiatan Forum...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id