REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong hadir ditengah masyarakat untuk membantu sekolah agar bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagaimana mestinya.
Belum lama ini, pihak Kejari Rejang Lebong membantu salah satu sekolah pelosok yakni SDN 155 Rejang Lebong yang beralamatkan di Dusun III Pelembang Kecil Desa Lubuk Alai Kecamatan SBU, untuk mengaktifkan listrik yang selama ini tidak masuk ke sekolah tersebut. Hal ini terungkap saat Plt Kelapa SDN 155 Rejang Lebong memaparkan laporan revitalisasi tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan di Aula Kejari Rejang Lebong, Senin 2 Februari 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peran Kejari Rejang Lebong dalam membantu mengaktifkan listrik di sekolah tersebut dengan berkoordinasi secara langsung oleh pihak PLN, agar bisa langsung mengaktifkan listrik untuk menunjang pelaksanaan revitalisasi. Gerak cepat pihak Kejari pun langsung membuahkan hasil, dimana sekolah yang bersangkutan langsung mendapatkan bantuan panel surya sebanyak 4 unit untuk mengalirkan listrik.
“Alhamdulillah sekolah kami mendapat bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Namun berkat bantuan dan support dari pihak Kejari Rejang Lebong, kami juga mendapatkan bantuan tenaga listrik untuk menjalankan pelaksanaan revitalisasi, sekaligus untuk memaksimalkan KBM di sekolah. Terimakasih khusus kami sampaikan kepada Kasi Intel Kejari Rejang Lebong dan juga pihak PLN, yang telah memberikan bantuan panel surya untuk sekolah kami,” ujar Plt Kepala SDN 155 Rejang Lebong Revo Agino.
Dia juga mengungkapkan, banyak sekali pengalaman dan kenangan selama proses revitalisasi dilaksanakan. Berbeda dengan sekolah lainnya, proses pembangunan di SDN 155 Rejang Lebong penuh suka duka dan air mata. Bagaimana tidak, akses jalan menuju sekolah untuk mengangkut material harus melalui jalan tanah dan berlumpur sepanjang 3 kilometer. Bahkan untuk mengangkut material pembangunan, harus diangkut menggunakan motor kebun secara bertahap.
“Terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan revitalisasi ini. Meski sekolah kami di pelosok dan siswa kami sedikit, sekolah kami masih diperhatikan oleh pemerintah. Akan tetapi kami juga berharap, agar kedepannya sekolah kami bisa lebih diperhatikan,” tuturnya.
Sementara itu Kasi Intel Kejari Rejang Lebong Hendra Mubarok, S.H, M.H menegaskan, fasilitas pendidikan itu sangat penting untuk menunjang kegiatan KBM di sekolah. Meski sekolah itu kecil dan berada di pelosok, menurut dia dukungan fasilitas memadai sangat penting untuk pengembangan pendidikan siswa.
“Peran kita Kejari ialah untuk memberikan pendampingan terhadap program revitalisasi. Namun bagaimana sekolah mau melaksanakan revitalisasi jika tidak ada listrik di sekolah tersebut. Karena itu kita meminta kepsek yang bersangkutan, untuk membuat surat permohonan bantuan listrik ke PLN. Kita pihak Kejari hanya membantu berkomunikasi dengan pihak PLN, agar permohonan tersebut bisa diakomodir,” terang Kastel.
Disisi lain diakui Eko Setiawan yang merupakan Konsultan Pengawas revitalisasi di SDN 155 Rejang Lebong, bahwa kondisi di sekolah tersebut sebelumnya memang cukup miris dan memprihatinkan.
“Kami melihat secara langsung bagaimana kondisi di SDN 155 Rejang Lebong. Alhamdulillah sekolah yang bersangkutan mendapatkan bantuan program revitalisasi dan mendapat bantuan listrik melalui inisiasi Kastel Kejari Rejang Lebong. Mudah-mudahan program revitalisasi ini terus berlanjut, dan menyentuh sekolah-sekolah yang membutuhkan seperti SDN 155 Rejang Lebong ini,” singkatnya.
Sekedar informasi, selama ini SDN 155 Rejang Lebong belum ada listrik dan hanya menggunakan genset. Bahkan diketahui, belum ada tiang listrik yang masuk ke wilayah sekolah tersebut, dan akses jalannya masih tanah berlumpur sepanjang 3 kilometer. Sekolah ini juga berada di pelosok dusun, dengan jumlah siswa yang terbilang sedikit. Akan tetapi meski begitu, sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah terdekat bagi siswa di daerah Pelembang Kecil. (JP)













































