Selasa, September 8, 2026

5 Kepala SMP di Rejang Lebong Dipanggil Jaksa, Ini Sebabnya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sedikitnya 5 orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Rejang Lebong pada Senin 2 Februari 2026 dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong. Pemanggilan tersebut bukan karena kepsek yang bersangkutan terlibat dengan masalah hukum, melainkan untuk melaporkan hasil kegiatan revitalisasi pada tahun anggaran 2025 lalu.

Diketahui, 5 kepsek yang bersangkutan berasal dari SMPN 9 Rejang Lebong, SMP IT Miftahul Jannah, SMPN 18 Rejang Lebong, SMPN 24 Rejang Lebong, dan SMPN 16 Rejang Lebong. Dimana sekolah tersebut mendapatkan bantuan revitalisasi yang menjadi proyek strategis dari Presiden Prabowo di tahun 2025 lalu, dengan total anggaran sebesar Rp. 2-3 miliar.

- Advertisement -

“Kita ingin tahu sejauh mana kegiatan revitalisasi yang dilaksanakan oleh pihak sekolah di tahun 2025 lalu. Karena itu kita mengundang sekolah yang bersangkutan, untuk melaporkan hasil kegiatan revitalisasi tersebut. Termasuk dengan pihak perencana pengawas, maupun fasilitator proyek yang bersangkutan,” ungkap Kajari Rejang Lebong Kiki Yonata, S.H, M.H melalui Kasi Intel Hendra Mubarok, S.H, M.H.

Kastel juga menyampaikan, dari laporan yang diterima pihaknya, memang ada beberapa kendala selama proses kegiatan revitalisasi dilaksanakan. Mulai dari keterbatasan waktu, bahkan suplai material yang membutuhkan waktu karena jarak tempuh yang lumayan. Akan tetapi meski begitu tegasnya, semua kendala yang ada bisa diselesaikan hingga revitalisasi tuntas secara keseluruhan.

“Kalau kendala pasti ada, namun bisa dituntaskan dan dilewati dengan baik oleh panitia maupun pihak sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi. Yang jelas pekerjaan dan mekanisme pencairan anggarannya sudah selesai 100 persen,” tutur kastel.

Sementara itu Mukhlis, Koordinator Fasilitator dari Universitas Bengkulu (UNIB) yang turut melakukan pendampingan pada proyek revitalisasi mengatakan, progres revitalisasi yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu memang sudah selesai 100 persen. Namun ada beberapa catatan yang menjadi sorotan pihaknya, salah satunya keterbatasan waktu yang membuat pekerjaan menjadi kurang leluasa.

- Advertisement -

“Jika bantuan revitalisasi ini masih ada di tahun 2026, diharapkan waktu kegiatannya bisa lebih awal. Karena sebelum pengerjaan, semua material yang dibutuhkan juga harus disediakan. Apalagi saat ini, kondisi cuaca sangat mempengaruhi pekerjaan yang ada. Selebihnya tidak ada masalah dan kegiatan berjalan lancar,” terang Mukhlis.

Disisi lain disampaikan Meri Sri Astuti, Kepala SMPN 9 Rejang Lebong yang sekolahnya mendapat bantuan revitalisasi. Bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat ini sangat membantu sekolah-sekolah yang memang membutuhkan pembangunan.

- Advertisement -

“Program revitalisasi ini bukan hanya rehab, namun ada juga pembangunan yang baru. Karena itu menurut kami, bantuan revitalisasi ini sangat membantu dan meningkatkan fasilitas pendidikan di sekolah,” lanjutnya.

“Terkait dengan pengerjaannya lebih baik dikerjakan oleh pihak ketiga maupun swakelola, itu tergantung dengan keputusan pemerintah pusat. Kita pihak sekolah siap mengerjakan secara swakelola maupun pihak ketiga, sesuai dengan arahan dari pemerintah,” singkat Meri. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Ketua Umum HMI Cabang Curup Apresiasi Kinerja Pemprov Bengkulu, Khususnya Soal...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Ketua Umum HMI Cabang Curup M. Dio Putra menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Pemrov Bengkulu dinilai telah memberikan respon...

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id