BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Selain program kerja ke Jepang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang pendidikan dan karier internasional bagi generasi muda. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Ausbildung di Jerman yang kini semakin diminati lulusan SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi asal Bengkulu.
Komitmen tersebut kembali digaungkan saat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., bersama rombongan ke peserta program Ausbildung asal Bengkulu berkunjung ke Kantor PT Cahaya Pendidikan International (Bright Education), Bandung, Jawa Barat, Sabtu 9 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Kadis Dikbud didampingi Kepala Bidang SMK Dikbud Provinsi Bengkulu, Rainer Atu, S.E., M.Si., serta Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Dr. Asep Suparman, S.Pi., M.Pd.
Zulhendri menjelaskan, program Ausbildung merupakan program pendidikan profesi di Jerman yang mengombinasikan pembelajaran teori di kampus dengan praktik kerja langsung di industri selama tiga tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan, peserta akan memperoleh keahlian profesional sesuai bidang yang diminati dan berpeluang besar untuk bekerja serta berkarier di Jerman.
“Sejak tahun 2019 hingga 2026, tercatat sebanyak 69 pemuda-pemudi asal Provinsi Bengkulu telah berada di Jerman untuk mengikuti program Ausbildung. Sementara itu, saat ini terdapat 39 peserta lainnya yang sedang menjalani persiapan bahasa Jerman level B1 di Bandung sebelum diberangkatkan ke Jerman,” jelasnya.
Di hadapan para peserta, Zulhendri juga memberikan motivasi dan semangat agar mereka serius menjalani proses belajar, khususnya dalam penguasaan bahasa Jerman sebagai bekal utama menghadapi pendidikan dan kehidupan di luar negeri.
“Kalian merupakan anak-anak hebat dan beruntung. Setiap tahun, SMA di Provinsi Bengkulu meluluskan sekitar 21 ribu siswa dan SMK sekitar 18 ribu siswa. Kalian adalah generasi yang memiliki pilihan dan keberanian untuk berkarier di Jerman. Karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia ketika berada di Jerman nanti,” ujarnya.
Zulhendri juga berpesan, agar para peserta tidak melupakan orang tua serta tetap memiliki kepedulian terhadap daerah asal ketika kelak telah sukses berkarier di luar negeri.
“Semoga kalian sukses dalam program Ausbildung dan dapat bekerja di Jerman. Jangan lupakan orang tua kalian. Jika sudah berhasil nanti, bangun dan majukan Provinsi Bengkulu,” harapnya.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias berdialog langsung dengan rombongan dari Dikbud Provinsi Bengkulu mengenai proses belajar bahasa, persiapan keberangkatan, hingga peluang kerja setelah menyelesaikan Ausbildung.
Untuk diketahui, tak hanya meninjau peserta program ke Jerman, sehari sebelumnya pada Jumat 8 Mei 2026, H. Zulhendri bersama Rainer dan Dr. Asep Suparman juga melakukan kunjungan supervisi ke lembaga pelatihan kerja LPK Mulia Mandiri Abadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Di lokasi tersebut, rombongan meninjau para lulusan SMA/SMK asal Bengkulu yang sedang mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan persiapan kerja ke Jepang.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses kerja internasional bagi generasi muda daerah.
Melalui program-program pendidikan dan pelatihan luar negeri seperti Ausbildung Jerman maupun program kerja ke Jepang, diharapkan lulusan asal Bengkulu mampu bersaing secara global, memiliki keterampilan profesional, serta membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di masa depan. (JP)
























