REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Respons cepat ditunjukkan TNI dan tim gabungan dalam menangani bencana longsor yang menutup akses penghubung antara Desa Sumber Urip dan Desa Talang Lahat, Kecamatan Selupu Rejang, Sabtu 23 Mei 2026.
Material longsor berupa tanah bercampur kayu menutupi badan jalan sepanjang sekitar 50 meter, sehingga aktivitas masyarakat sempat lumpuh total. Jalur tersebut diketahui menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil perkebunan dan akses anak-anak menuju sekolah.
Mengetahui hal itu, personel TNI dari Koramil 409-05/Curup bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong dan Kampung Siaga Bencana Kementerian Sosial langsung bergerak ke lokasi melakukan penanganan darurat.
Babinsa Koramil 409-05/Curup, Serka Surya, mengatakan, proses pembersihan dilakukan sejak pagi hari guna mempercepat pembukaan akses masyarakat.
“Longsor menutup jalan sepanjang kurang lebih 50 meter. Saat ini kami bersama BPBD Rejang Lebong dan tim siaga bencana dari Kementerian Sosial fokus membersihkan material agar akses warga bisa segera digunakan kembali,” ujar Serka Surya di lokasi kejadian.
Menurutnya, jalur tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat sekitar sehingga penanganan tidak bisa ditunda.
“Ini akses utama warga. Aktivitas ekonomi, anak sekolah, hingga mobilitas masyarakat semuanya melewati jalan ini. Karena itu kami bergerak cepat agar dampaknya tidak semakin luas,” tambahnya.
Pembersihan material longsor dilakukan secara manual oleh personel gabungan dan warga, dibantu alat berat ringan milik BPBD. Soliditas antarinstansi dinilai mempercepat proses penanganan di lapangan.
Sejumlah warga mengaku lega karena akses jalan mulai dapat dilalui kembali, meski masih terbatas untuk kendaraan roda dua.
“Kalau tidak cepat dibuka, kami akan kesulitan keluar masuk desa. Kami sangat berterima kasih karena TNI dan BPBD langsung turun membantu,” ungkap salah seorang warga.
Hingga siang hari, tim gabungan masih terus bekerja memastikan seluruh material longsor tersingkir dan kondisi jalan aman dilintasi. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. (JP)
























