REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 hingga saat ini terus berlanjut. TNI hadir untuk membantu masyarakat di Desa Seguring Kecamatan Curup Utara dalam memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Mulai dari membantu membuka akses jalan, bedah rumah, membangun sumur bor, hingga memperbaiki dan merehab jembatan rusak yang merupakan akses utama bagi para petani setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada melalui Plh Pasiter, Kapten Inf Tasmi Basiroroni menyampaikan, jembatan yang direhab ini merupakan jalur vital bagi aktivitas warga, khususnya bagi mereka yang sehari-harinya bekerja sebagai petani.
“Jembatan ini digunakan masyarakat untuk akses pulang pergi ke lahan pertanian mereka. Sebagian besar warga Desa Seguring bekerja sebagai petani, baik petani sayuran maupun petani padi,” sampainya.
Dia menuturkan, selama ini kondisi jembatan mengalami kerusakan sehingga menghambat aktivitas warga saat membawa hasil panen. Oleh karena itu kata dia, rehabilitasi dilakukan melalui program TMMD ke-127.
“Perbaikan yang dilakukan meliputi pembenahan rangka besi di sisi kiri dan kanan jembatan, perbaikan lantai jembatan, serta pengecatan ulang untuk memperkuat struktur dan meningkatkan keamanan. Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 30 persen. Kita upayakan secepatnya selesai,” terangnya.
Sementara itu sejumlah petani Desa Seguring menyampaikan, bahwa jembatan tersebut memang setiap hari mereka gunakan untuk menuju sawah dan kebun. Jembatan ini merupakan infrastruktur penting bagi warga setempat.
“Jembatan ini biasa kami lewati untuk ke sawah, pulang pergi setiap hari,” ujar salah seorang petani, Anton.
Dia menambahkan, saat membawa hasil pertanian, jalur tersebut juga menjadi akses utama distribusi dari lahan menuju permukiman.
“Untuk membawa hasil pertanian juga lewat sini. Namun karena sudah rusak, hasil panen kadang harus dipindahkan dulu dari seberang untuk mengangkutnya,” kata dia.
Para petani berharap, setelah rehabilitasi selesai, mereka dapat kembali mengangkut hasil pertanian secara langsung menggunakan kendaraan tanpa harus memindahkan barang secara manual.
“Kalau sudah diperbaiki, mudah-mudahan hasil panen bisa langsung diangkut dari sawah,” harapnya.
Untuk diketahui, program TMMD ke-127 ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat Desa Seguring, khususnya di sektor pertanian. (JP)
























