Kamis, April 16, 2026

Terima Penghargaan Desa ODF, Pemdes Lubuk Penyamun Wujudkan Desa Bebas Stunting Melalui Pembangunan Jamban Sehat

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 di Kabupaten Kepahiang tahun 2023 ini. Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Kepahiang, diberikan penghargaan sebagai desa Open Defecation Free (ODF) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang. Diketahui, penghargaan yang didapat itu merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa bagi Pemdes dan masyarakat Desa Lubuk Penyamun.

Bagaimana tidak, dari 105 desa di Kabupaten Kepahiang, hanya ada 3 desa yang diberikan penghargaan tersebut, yakni Desa Lubuk Penyamun sendiri, Desa SKB, dan juga Desa Cinto Mandi Baru. Bahkan diketahui, penghargaan itu diberikan kepada desa yang mampu melakukan percepatan pembangunan sanitasi dan jamban sehat. Serta desa yang dinilai memiliki angka Buang Air Besar (BAB) sembarangan yang angkanya hampir 0 persen.

- Advertisement -

Kepala Desa (Kades) Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Rasmandani mengatakan, penghargaan yang diraih desa nya itu tak mungkin didapat tanpa adanya campur tangan perangkat desa. Serta kesadaran yang tinggi dari masyarakat setempat. Sehingga bisa dikatakan, kerjasama yang baik antar Pemdes dan masyarakat sangatlah diperlukan dalam hal tersebut

“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Dinkes Kepahiang yang telah memberikan penghargaan desa ODF ini. Dan juga terimakasih kepada Pemkab Kepahiang yang telah mensupport dan memberikan bantuan sanitasi kepada warga kami. Serta saya ucapkan terimakasih juga kepada perangkat dan juga warga Desa Lubuk Penyamun. Karena tanpa adanya campur tangan setiap pihak itu, saya pikir penghargaan ini belum tentu bisa kami dapatkan,” ujar Rasmandani.

Kades Lubuk Penyamun, Rasmandani.

Dijelaskannya, dari 234 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Lubuk Penyamun. Hanya tersisa 11 KK lagi yang belum memiliki jamban sehat ataupun MCK. Namun dipastikannya, di tahun 2024 mendatang tidak akan ada lagi warga yang tidak memiliki jamban sehat. Karena dikatakan Rasmandani, pihaknya akan kembali mengusulkan bantuan sanitasi kepada Pemkab Kepahiang.

“Masih ada sekitar 11 rumah lagi yang belum memiliki MCK di desa kami. Serta 10 rumah yang memang membutuhkan perehaban MCK agar lebih layak lagi untuk digunakan. Untuk itu di tahun selanjutnya, kami akan mengusulkan kembali bantuan untuk rumah-rumah tersebut. Dan juga Insya Allah, kami akan mengupayakan pembuatan MCK secara swadaya jika memungkinkan,” ungkapnya.

- Advertisement -
Beberapa sampel MCK yang sudah dibangun di Desa Lubuk Penyamun.

Disamping itu dijelaskan Rasmandani, dengan menjadi desa ODF dan terus meningkatkan percepatan pembangunan sanitasi yang ada. Pihaknya juga akan mewujudkan desa yang bebas dari stunting di Kabupaten Kepahiang. Karena menurutnya, kebersihan adalah hal paling utama yang wajib diperhatikan untuk mencegah stunting.

“Tentu dengan menjaga kebersihan, ataupun tidak BAB di sembarang tempat seperti di sungai. Kita akan mampu memaksimalkan penekanan stunting yang ada di desa, bahkan dapat membantu Pemkab menekan angka stunting yang ada. Yang jelas kedepannya, kami akan mewujudkan desa Lubuk Penyamun sebagai desa yang bebas dari stunting,” tutupnya. (PB)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Wisata Tebing Suban Curup Nyaris Menelan Korban : Bocah 7 Tahun Tenggelam di Kolam...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Wisata Tebing Suban Curup yang berada di wilayah Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong nyaris menelan korban. Seorang...

Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BMA Sudah Sesuai Aturan, Burandam : Warga Lembak Tak Perlu...

0
REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Polemik pembentukan panitia pemilihan Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong terus bergulir. Di tengah pro dan kontra, tokoh...

Tuai Polemik, Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BMA Rejang Lebong jadi Sorotan : Warga Lembak...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Proses pembentukan panitia pemilihan Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong menuai polemik dan jadi sorotan publik. Sejumlah kalangan menilai...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

BAZNAS RI dan Yayasan Swarna Bhumi Nusantara Hadirkan Pesantren Jalan Cahaya...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) bersama Yayasan Swarna Bhumi Nusantara menghadirkan Pesantren Jalan Cahaya bagi komunitas marjinal di Kabupaten Rejang...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id