REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Keluhan masyarakat Desa Pahlawan-Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara soal jalan rusak dan kotor akibat kendaraan proyek dan tambang akhirnya digubris.
Para pemilik tambang yang kendaraanya melintas di wilayah kedua desa tersebut, bersedia dan siap memperbaiki jalan yang rusak dalam waktu dekat ini.
Putusan itu berdasarkan hasil audiensi 11 orang pemilik tambang bersama jajaran pemerintah Kecamatan Curup Utara di Kantor Kecamatan, Senin 24 November 2025 lalu.
Plt Camat Curup Utara Popo Hartopo, S.Sos menyampaikan, dari hasil audiensi yang diadakan pihaknya itu, para pemilik maupun perwakilan tambang yang kendaraannya melintas di wilayah dua desa itu siap bertanggungjawab sepenuhnya untuk memperbaiki jalan yang rusak.
“Sudah kita bahas melalui audiensi, alhamdulillah pihak tambah siap memperbaiki jalan yang rusak di Desa Pahlawan-Tasikmalaya. Insya Allah perbaikan jalan akan diperbaiki di bulan Desember nanti, yang mana perbaikan kali ini akan diambil alih oleh PT Pebana Adi Sarana,” kata camat.
Dia menambahkan, perbaikan jalan yang rusak ini tidak hanya sekadar dilakukan sekali atau dua kali saja. Namun kata dia, perbaikan jalan rusak akan dilakukan secara berkelanjutan jika kedepannya ada jalan yang rusak akibat kendaraan tambang.
“Kami pihak kecamatan sudah membuat grup maupun forum dengan pihak tambang. Tujuannya agar komunikasi dengan pihak tambang bisa lebih cepat. Jika nanti ada jalan rusak, kotor, maupun kendaraan yang mengganggu jalan, nanti akan langsung kita kontak pihak tambang melalui grup yang sudah dibuat,” terangnya.
Sementara itu terkait dengan perbaikan jalan dengan cara di aspal maupun lainnya, nanti akan dibahas lebih lanjut oleh pihak kecamatan bersama pihak tambang. Namun sesuai dengan harapan warga kata camat, diharapkan jalan yang rusak bisa diaspal yang bagus sebagaimana mestinya.
“Nanti akan kita bahas seperti apa perbaikannya, yang jelas kita berharap pihak tambang bisa memperbaiki jalan tersebut dengan aspal yang bagus. Karena kedepannya, jalan tersebut masih akan dilalui oleh kendaraan-kendaraan tambang,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Pahlawan dan Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara, mengeluhkan jalan yang rusak dan kotor akibat dilalui oleh kendaraan proyek maupun kendaraan tambang yang keluar masuk setiap harinya.
Tak hanya satu atau dua titik saja, sudah banyak akses jalan aspal yang rusak dan berlubang di sepanjang jalan kedua desa tersebut. Bahkan setiap hujan, lubang-lubang itu digenangi air hingga membentuk kolam-kolam kecil yang menyebabkan becek dan menjadi pemandangan bak kolam pemancingan.
Diketahui, warga sudah sering menegur supir truk agar menyampaikan kepada pihak tambang supaya bisa berkontribusi untuk perbaikan jalan yang rusak. Namun hal itu tidak diindahkan dan tidak ditanggapi dengan serius oleh yang bersangkutan. Apalagi belakangan ini sedang ada pekerjaan proyek, yang mana mobil-mobil proyek ukuran besar pun ikut melintasi akses jalan Desa Pahlawan-Tasikmalaya. (JP)














































