REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Upaya membantu masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih terus digencarkan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong. Sepanjang 2026 ini, sedikitnya sudah ada 15 titik sumur bor yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Program tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air bersih.
Dari total 15 titik tersebut, sembilan titik merupakan program bantuan air bersih yang berasal dari Dandim 0409/Rejang Lebong, sedangkan enam titik lainnya dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk membantu masyarakat memperoleh sumber air yang lebih mudah dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya kami untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Dandim.
Dia menjelaskan, pembangunan sumur bor kali ini tersebar di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Sembilan titik sumur bor yang menjadi program bantuan Dandim 0409/Rejang Lebong tersebar di dua kabupaten, yakni Rejang Lebong dan Kepahiang.
Di Kabupaten Rejang Lebong, terdapat dua titik pembangunan sumur bor, masing-masing berada di Kelurahan Talang Rimbo Lama dan Desa Karang Baru.
Sementara itu, di Kabupaten Kepahiang, terdapat tujuh titik yang tersebar di sejumlah wilayah. Lokasinya meliputi Desa Taba Saling Kecamatan Tebat Karai, Desa Benuang Galing Kecamatan Seberang Musi, Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi, Desa Gunung Agung Kecamatan Bermani Ilir, Desa Muara Langkap Kecamatan Bermani Ilir, serta Desa Kembang Seri Kecamatan Bermani Ilir yang mendapatkan dua titik sumur bor.
“Pembangunan di sejumlah lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan sumber air untuk berbagai keperluan rumah tangga,” jelas Dandim.
Dia juga menyampaikan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air, keberadaan sumur bor dapat menjadi penopang aktivitas keluarga, mulai dari memasak, mencuci, mandi hingga memenuhi kebutuhan sanitasi.
“Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan air dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” tambah Dandim.
Sementara itu lanjutnya, selain sembilan titik yang merupakan program bantuan Kodim, ada enam titik sumur bor lainnya dibangun melalui program TMMD di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong. Dimana program TMMD sendiri tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di wilayah sasaran.
“Pembangunan fasilitas air bersih menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana program tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga,” tutur Dandim.
Dengan demikian, sepanjang 2026 terdapat 15 titik sumur bor yang dibangun melalui rangkaian kegiatan Kodim 0409/Rejang Lebong, baik melalui program bantuan maupun TMMD.
Bagi masyarakat penerima manfaat, keberadaan sumur bor diharapkan dapat menghadirkan perubahan sederhana tetapi berarti: akses terhadap air yang lebih dekat, aktivitas rumah tangga yang lebih mudah, serta lingkungan yang lebih mendukung kehidupan sehat dan bersih.
Wujud Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat
Langkah Kodim 0409/Rejang Lebong membangun sarana air bersih menunjukkan bahwa peran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga ikut hadir dalam membantu menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.
Kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor di sejumlah desa dan kelurahan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kualitas kehidupan warga.
Bagi TNI, pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Sementara bagi masyarakat, sumur bor yang dibangun dapat menjadi sumber kehidupan yang manfaatnya dirasakan setiap hari.
“Sekali lagi harapan kami, fasilitas yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutup Dandim.
Melalui pembangunan 15 titik sumur bor sepanjang 2026, Kodim 0409/Rejang Lebong berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat mendapat perhatian. Sebab, di tengah berbagai pembangunan berskala besar, akses terhadap air bersih tetap menjadi salah satu ukuran paling nyata dari hadirnya pembangunan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. (JP)

























