KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Respons cepat dilakukan PT PLN Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu melalui UP PLTA Musi setelah kebakaran lahan terjadi di sekitar jalan akses menuju Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Minggu 13 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu, petugas keamanan PLTA Musi yang tengah melakukan patroli menerima informasi dari masyarakat mengenai munculnya titik api di kawasan pinggir jalan akses menuju PLTA Musi.
Petugas kemudian segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan awal. Berdasarkan pemantauan di lapangan, kebakaran terjadi pada dua titik dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Upaya pemadaman awal dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin membuat api semakin membesar sehingga membutuhkan penanganan dengan dukungan personel dan peralatan yang lebih memadai.
Manajemen PLTA Musi selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepahiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang, serta Polsek Ujan Mas untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Di sisi lain, penanganan terhadap titik api lainnya dilakukan oleh tim internal UP PLTA Musi bersama UBP Bengkulu. Tim memanfaatkan selang hydrant dan instalasi air dari penstock untuk mempercepat proses pemadaman.
Sinergi antar personel tersebut akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.
Meski api telah padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
Manager PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Ariful Bahri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Kolaborasi dan respons cepat seluruh pihak menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran ini. Kami mengapresiasi dukungan Damkar Kepahiang, BPBD Kepahiang, Polsek Ujan Mas, masyarakat, serta seluruh personel yang terlibat,” ujar Ariful.
Menurut dia, pemantauan tetap dilakukan setelah api berhasil dipadamkan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.
“Alhamdulillah, pada kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan terhadap fasilitas PLTA Musi. Akses jalan menuju pembangkit juga tetap dapat dilalui dan tidak mengalami gangguan,”singkatnya.
Sementara itu, operasional PLTA Musi tetap berjalan dengan aman dan normal selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Hingga penanganan selesai dilakukan, penyebab kebakaran belum diketahui secara resmi. PLN Indonesia Power UBP Bengkulu pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.
PLN Indonesia Power UBP Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan serta koordinasi dengan berbagai pihak dalam menjaga keselamatan lingkungan di sekitar area pembangkit sekaligus memastikan keandalan operasional PLTA Musi dalam mendukung penyediaan energi listrik bagi masyarakat. (NAC)
Narahubung :
PIRWAN
Assistant Manager Keuangan & Umum
PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Bengkulu
0732-23715, 325437
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.




























