REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Polemik pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Rejang Lebong nampaknya masih terus bergulir. Setelah sebelumnya BPJS Kesehatan Cabang Curup menyatakan belum dapat memenuhi usulan penempatan petugas yang berjaga selama 24 jam di rumah sakit karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM), gelombang tanggapan dari masyarakat justru semakin menguat.
Berbagai komentar bermunculan di media sosial. Mayoritas mempertanyakan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan langsung kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bagi sebagian masyarakat, penjelasan mengenai keterbatasan SDM dinilai belum mampu menjawab persoalan yang selama ini mereka hadapi di lapangan.
Polemik ini merupakan lanjutan dari pemberitaan sebelumnya yang mengangkat usulan Direktur RSUD Rejang Lebong agar BPJS Kesehatan menempatkan petugas siaga selama 24 jam di lingkungan rumah sakit. Usulan tersebut muncul sebagai solusi atas berbagai persoalan administrasi maupun pelayanan peserta JKN, khususnya pada kondisi darurat.
Namun, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Dwi Sulistyono Yudo, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hingga kini belum memungkinkan untuk direalisasikan. Menurutnya, jumlah pegawai BPJS Kesehatan Cabang Curup masih terbatas dan harus melayani banyak rumah sakit serta fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya.
Sebagai alternatif, BPJS Kesehatan menyebut masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan resmi yang telah disediakan untuk menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi pelayanan.























