Minggu, September 20, 2026

Ratusan Kades di Rejang Lebong Geruduk Kantor DPRD, Pertanyakan PMK Purbaya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Ratusan Kepala Desa (Kades) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong beramai-ramai menggeruduk Kantor DPRD Rejang Lebong, Senin 1 Desember 2025.

Aksi tersebut dilakukan, untuk melakukan protes serta mempertanyakan perihal terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 yang berlaku sejak 19 November 2025, yang dianggap menghambat pencairan DD/ADD Tahap II tahun 2025.

- Advertisement -

Dari 122 desa yang ada di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, hanya 20 desa saja yang anggarannya diketahui sudah dicairkan sebelum PMK diterbitkan. Sedangkan 102 desa lainnya, sampai saat ini belum ada pencairan sama sekali lantaran terhambat dengan aturan PMK yang baru.

Terlebih diketahui, aksi protes tersebut juga dipicu karena hampir seluruh desa yang bersangkutan sudah terlebih dahulu melaksanakan kegiatan pembangunan non earmark, menggunakan dana hutang dengan asumsi pencairan tahap berikutnya dapat menutup biaya yang sudah dikeluarkan.

“Jujur kami sangat kaget dan kecewa, karena PMK Nomor 81 Tahun 2025 dikeluarkan tanpa pemberitahuan atau sosialisasi dahulu. Kami baru mengetahui soal aturan baru ini seminggu setelah aturan tersebut dikeluarkan,” ujar Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Rejang Lebong, Sofian Efendi usai menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Rejang Lebong.

Dia juga menambahkan, kekecewaan tersebut tidak hanya dirasakan olehnya saja, namun seluruh Kades di Rejang Lebong juga ikut kecewa, bahkan ada yang mengancam akan melakukan mogok kerja apabila PMK tersebut tidak dikaji ulang oleh pemerintah pusat.

- Advertisement -

“Mogok kerja memang bukan pilihan yang tepat karena bisa merugikan masyarakat. Namun opsi ini akan tetap kami sosialisasikan apabila tidak ada keputusan yang berpihak kepada desa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong Hidayatullah menegaskan, pihaknya sudah menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh para Kades di Rejang Lebong terkait dengan aturan PMK yang baru. Aspirasi ini kata dia, nantinya akan dibawa ke DPR RI agar ditindaklanjuti.

- Advertisement -

“Nanti akan kita bawa dulu aspirasi para Kades ke DPR RI. Hasilnya nanti akan kita berikan lebih lanjut,” ujarnya.

Hidayattullah juga memastikan, DPRD akan mendorong agar pemerintah pusat mendengarkan keluhan dan kebutuhan desa, sehingga persoalan serupa tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya.

“Kita berharap hal ini segera usai, dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi kedepannya,” singkatnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Desa berharap DPRD dapat menjadi jembatan agar solusi terkait pencairan Dana Desa Tahap II Non Earmark dapat segera ditemukan, sehingga pembangunan di desa tidak terbengkalai dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Dalam audiensi tersebut, pemerintah desa meminta PMK 81/2025 dibatalkan atau setidaknya direvisi. Alternatif lain yang diusulkan adalah menjadikan kegiatan non earmark sebagai SILPA untuk tahun anggaran berikutnya, sehingga janji pembangunan kepada masyarakat sesuai APBDes 2025 tetap dapat direalisasikan.

Bahkan diketahui, APDESI juga menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi di Jakarta pada 6 Desember mendatang bila tidak ada respons dari pemerintah pusat. (JP)

- Advertisement -
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Korupsi Pembangunan SPALD-S TA 2023, 2 Kadis Aktif dan 2 Kontraktor di Kepahiang jadi...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik...

Gelaran SANAKNET Qasidah Competition 2026 Rampung, Berikut Daftar Juaranya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Gelaran SANAKNET Qasidah Competition 2026 yang digelar oleh SANAKNET Event Organizer dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 15-16...

Detik-Detik Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terungkap Dalam Rekonstruksi 38 Adegan, Korban Sempat Ucapkan “Lailahailallah”...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Rangkaian peristiwa yang menewaskan Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, kembali terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Torehkan Prestasi Gemilang, Atlet Senam Lantai O2SN Asal Rejang Lebong Go...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Setelah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Provinsi Bengkulu. Seorang atlet senam lantai putra dari...

Kepahiang

Korupsi Pembangunan SPALD-S TA 2023, 2 Kadis Aktif dan 2 Kontraktor...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik...

Bengkulu

TNI dan Kemendes PDT Gulirkan Karya Bhakti Skala Besar, Tiga Kabupaten di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong jadi Sasaran

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau kembali digencarkan. Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes...

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut ke Tahap VII, Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik, Ini Lokasinya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong terus berlanjut. Memasuki bulan September 2026, ada lima titik jembatan...

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink