REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Gelaran SANAKNET Qasidah Competition 2026 yang digelar oleh SANAKNET Event Organizer dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 15-16 September akhirnya rampung.
Kompetisi yang diikuti oleh 50 grup qasidah wanita se-Kabupaten Rejang Lebong ini berlangsung semarak. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan dalam seni qasidah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan ukhuwah antar peserta.
Setelah melalui seluruh rangkaian perlombaan, panitia akhirnya menetapkan para pemenang dalam sejumlah kategori. Harmony Hidayah berhasil meraih posisi sebagai Juara 1, disusul Miftahul Huda sebagai Juara 2, dan Simponi Islam sebagai Juara 3.
Berikut daftar lengkap juara SANAKNET Qasidah Competition 2026:
Juara Utama:
Juara 1: Harmony Hidayah – Jl. Pramuka, Kecamatan Curup Tengah
Juara 2: Miftahul Huda – Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran
Juara 3: Simponi Islam – Jl. Pramuka, Kecamatan Curup Tengah
Juara Harapan:
Harapan 1: Az-Zahra – Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur
Harapan 2: Istiqomah Group – Desa Bengko, Kecamatan Sindang Dataran
Harapan 3: Zahrotul Qalbi – Talang Benih, Kecamatan Curup
Selain kategori juara utama dan juara harapan, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta yang dinilai menonjol dalam kategori tertentu.
Untuk kategori khusus, Qasidah Aisyah dari Desa Sawah, Kecamatan Curup Utara, meraih penghargaan Solois Terbaik. Sementara Group BKMT Curup dari Jl. S. Sukowati, Kecamatan Curup, berhasil mendapatkan penghargaan Koreografi Terbaik.
Adapun penghargaan Busana Terbaik diraih Al Barokah dari Kampung Jawa, Kecamatan Curup Tengah.
Pembina SANAKNET Event Organizer Pera Hariyani menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, koordinator grup, dan pendamping yang telah memberikan penampilan maksimal selama dua hari pelaksanaan kegiatan.
Dia mengatakan, kelancaran kompetisi tidak terlepas dari kerja sama dan kebersamaan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, SANAKNET Qasidah Competition tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi.
“Bukan sekadar lomba, tapi kita berhasil merajut ukhuwah dalam semangat cinta Rasulullah SAW,” ujarnya.
Pera juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat dan kekompakan. Bagi peserta yang belum berhasil membawa pulang gelar juara, perjuangan dan penampilan mereka tetap menjadi bagian penting dari suksesnya kegiatan tersebut.
“Selamat kepada para juara, dan untuk seluruh peserta lainnya, kalian semua tetap juara di hati kami,” tandasnya.
Dengan berakhirnya SANAKNET Qasidah Competition 2026, penyelenggara berharap semangat bershalawat, berkesenian, bersilaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. (NAC)

























