Jumat, September 11, 2026

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut ke Tahap VII, Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik, Ini Lokasinya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong terus berlanjut. Memasuki bulan September 2026, ada lima titik jembatan lagi yang mulai dikerjakan untuk membuka akses masyarakat di wilayah 3 kabupaten, yakni Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong, dan Lebong.

Lima jembatan tersebut menjadi bagian dari program Jembatan Perintis Garuda di bawah jajaran Korem 041/Gamas Kodam XXI/Radin Inten pada tahap VII ini.

- Advertisement -

Berdasarkan laporan pembangunan per 10 September 2026, pekerjaan di lima lokasi tersebut diawali dengan pembangunan jembatan beton dan pembersihan lokasi.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan, pembangunan jembatan tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung antardesa, akses pertanian, hingga jalur yang digunakan anak-anak sekolah.

Di Kabupaten Kepahiang, terdapat dua titik pembangunan. Pertama, jembatan di Kelurahan Durian Depun, Kecamatan Merigi, yang melintasi Sungai Bakmoy dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter. Jembatan ini diproyeksikan menjadi akses umum sekaligus jalur perlintasan petani dan anak sekolah. Pembangunan di lokasi tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 800 kepala keluarga atau 2.000 jiwa.

Titik kedua berada di Desa Taba Mulan, Kecamatan Merigi, yang juga melintasi Sungai Bakmoy dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Jembatan tersebut berfungsi menghubungkan Desa Taba Mulan dengan Desa Suka Bening.

- Advertisement -

“Meski cakupan penerima manfaatnya lebih kecil, jembatan ini tetap menjadi akses penting bagi sekitar 50 kepala keluarga atau 109 jiwa,” jelas Dandim.

Sementara itu lanjutnya, di Kabupaten Rejang Lebong, pembangunan dilakukan di Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur. Jembatan yang melintasi Sungai Air Meles itu memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter.

- Advertisement -

Jembatan tersebut dirancang sebagai penghubung Dusun V dan Dusun VI sekaligus menjadi akses bagi para petani. Jumlah penerima manfaatnya tercatat cukup besar, mencapai 776 kepala keluarga atau sekitar 2.900 jiwa.

Pembangunan jembatan juga dikerjakan di Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong. Terdapat pembangunan jembatan yang melintasi Air Ketahun dengan panjang sekitar 9 meter dan lebar 3 meter. Jembatan ini berfungsi menghubungkan Desa Tabarena dengan Desa Sukarame.

Pembangunan tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas masyarakat sekitar, dengan penerima manfaat mencapai 230 kepala keluarga atau 456 jiwa.

Titik kelima berada di Desa Embong Uram, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong. Jembatan di lokasi ini melintasi Sungai Tie Peing dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Desa Embong Uram dengan Desa Magelang Baru. Berdasarkan laporan, manfaatnya akan dirasakan sekitar 878 kepala keluarga atau 1.000 jiwa.

“Jika seluruh data lima titik tersebut dijumlahkan, pembangunan ini berpotensi memperlancar akses bagi sedikitnya 2.734 kepala keluarga atau 6.465 jiwa di tiga kabupaten,” sampai Dandim.

Lebih lanjut dia menambahkan, dalam pelaksanaannya, setiap titik melibatkan unsur TNI, tenaga teknis, dan masyarakat. Komposisinya terdiri atas 6 personel TNI, 2 tenaga teknisi, serta 12 masyarakat di masing-masing lokasi.

Artinya, sedikitnya 100 orang terlibat langsung dalam pekerjaan di lima titik tersebut.

Dandim mengatakan, pembangunan jembatan tidak sekadar menyangkut pembangunan fisik. Kehadiran akses penghubung yang layak diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas masyarakat, khususnya petani yang selama ini membutuhkan akses menuju lahan dan jalur distribusi hasil pertanian.

Selain itu, akses jembatan juga memiliki arti penting bagi aktivitas pendidikan dan hubungan antar kawasan.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi salah satu bentuk pembangunan infrastruktur yang menyasar wilayah yang membutuhkan akses penghubung. Dengan dimulainya pengerjaan lima titik baru tersebut, Kodim 0409/Rejang Lebong kembali memperluas jangkauan pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan jembatan secara fisik, tetapi juga membuka akses dan memperlancar aktivitas masyarakat, terutama petani, anak sekolah, serta hubungan antarwilayah,” tutup Dandim.

Pengerjaan lima jembatan tersebut kini memasuki tahap awal, ditandai dengan pembersihan lokasi dan pembangunan jembatan beton. Pemerintah dan masyarakat setempat diharapkan dapat terus mendukung proses pembangunan hingga jembatan benar-benar dapat dimanfaatkan.

Bagi masyarakat di daerah yang selama ini terkendala akses, pembangunan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur. Jembatan menjadi penghubung yang menentukan seberapa mudah warga menuju sekolah, lahan pertanian, pusat permukiman maupun wilayah lain di sekitarnya. (NAC)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Belasan Tahun Menanti, SMPN 21 Rejang Lebong Akhirnya Berbenah, Ruang Kelas hingga Perpustakaan Direvitalisasi

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM -Penantian panjang SMPN 21 Rejang Lebong untuk mendapatkan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah akhirnya berbuah nyata. Setelah bertahun-tahun bertahan dengan kondisi...

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik Korban Diduga Dicuri...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka...

Peringati Haornas, SDN 7 Rejang Lebong Ajak Siswa Jalan Sehat Bergembira Bertabur Hadiah

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap tanggal 9 September. SD Negeri 7 Rejang Lebong kembali menghadirkan kegiatan...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

7 Mahasiswa PAI IAIN Curup Ikuti Sidang Promosi Doktor, Aida: Kita...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Institut Agama Islam Negeri Curup kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM)...

Kepahiang

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id