REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa 9 Juni 2026. Puluhan warga setempat tampak antusias bergotong royong melaksanakan pembersihan di sekitar lokasi pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital penghubung antarwilayah.
Kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar titik pembangunan dilakukan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap program pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Sejak pagi hari, warga bersama aparat terkait bahu-membahu membersihkan semak belukar, merapikan area kerja, serta menyiapkan lingkungan sekitar agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla menyampaikan, jembatan Perintis Garuda yang saat ini tengah dibangun di Air Rusa memiliki panjang 12 meter dan lebar 5 meter. Infrastruktur tersebut akan menjadi penghubung antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau yang selama ini membutuhkan akses yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sedikitnya 175 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 502 jiwa yang berada di kedua desa. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan, kesehatan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dandim juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih baik apabila didukung oleh semangat kebersamaan.
“Antusiasme masyarakat dalam kegiatan gotong royong ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa warga benar-benar merasakan pentingnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda sebagai sarana yang akan menunjang aktivitas mereka sehari-hari,” ujar Dandim.
Dia menambahkan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pekerjaan fisik semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga. Melalui kebersamaan seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hasil pembangunan akan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat berjalan sesuai rencana dan segera dimanfaatkan oleh warga,” tambahnya.
Dandim juga menegaskan, TNI akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang bertujuan membantu percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan akses infrastruktur.
Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Rusa diharapkan dapat segera terwujud dan menjadi simbol sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah. (JP)


























