REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Penyaluran bantuan beras atau yang biasa disebut Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di seluruh wilayah Indonesia kabarnya akan kembali dilanjutkan di tahun 2026 ini.
Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog KC Rejang Lebong, A Musalim Yudha menyampaikan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat melalui Bapanas, penyaluran bantuan beras tahun 2026 ini akan dilaksanakan menjelang lebaran atau di bulan Ramadhan nanti. Penyaluran beras kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan dirapel selama dua bulan untuk alokasi Januari dan Februari, ditambah dengan minyak goreng seperti di akhir tahun 2025 kemarin.

“Jika tidak ada perubahan, insya Allah bantuan beras dan minyak goreng ini akan disalurkan menjelang lebaran nanti. Saat ini pemerintah sudah merencanakan akan menyalurkan bantuan beras untuk 4 bulan. Namun penyalurannya akan dilakukan selama bertahap sebanyak dua kali. Jadi sebelum lebaran nanti, masing-masing PBP akan mendapat 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi 2 bulan,” ujar Yudha.
Dikatakannya, secara nasional ada 18 juta keluarga yang terdata sebagai PBP di seluruh Indonesia berdasarkan pendataan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk alokasi 4 bulan. Dimana untuk Rejang Lebong sendiri, saat ini belum ada rincian secara pasti terkait jumlah PBP tersebut. Namun jika melihat dari data sebelumnya, akan terjadi perubahan sedikit karena sudah banyak PBP yang dilaporkan meninggal dunia.
“Pemerintah sudah menyiapkan sebanyak 720 ribu ton bantuan beras untuk 18 juta PBP di seluruh Indonesia untuk alokasi 4 bulan. Jadi kita tunggu saja informasi lebih lanjutnya, terkait berapa banyak PBP untuk wilayah Rejang Lebong dan kabupaten tetangga yang menerima bantuan ini,” pungkasnya. (JP)













































