Selasa, September 8, 2026

Pelajar 8 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Musi, Berikut Kronologis lengkapnya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Peristiwa tragis kembali terjadi di aliran Sungai Musi, tepatnya di Desa Lubuk Ubar, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. Seorang pelajar berusia 8 tahun, Bagas Muhammad Panji Pratama ditemukan tak bernyawa usai terseret arus sungai saat mandi bersama temannya, Senin 20 April 2026.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas AKP Hasan Basri menyampaikan, korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut oleh rekannya.

- Advertisement -

“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Hasan.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban bersama beberapa temannya mandi di Sungai Musi di sekitar area persawahan. Tanpa disadari, arus sungai yang deras menyeret tubuh korban hingga tenggelam.

Salah seorang teman korban, Yudis, yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar oleh Samsul (50), warga setempat, yang kemudian segera menghubungi warga lainnya untuk melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan secara manual oleh warga dengan menyisir sepanjang aliran sungai. Sekitar 30 menit kemudian, korban akhirnya ditemukan oleh Sutami (51), yang turut melakukan pencarian.

- Advertisement -

“Korban ditemukan saat penyisiran berlangsung. Tubuh korban secara tidak sengaja menyentuh kaki saksi yang berada di dalam sungai,” jelas Hasan.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Lubuk Ubar. Pada tubuh korban terdapat luka robek, memar, serta benjolan di bagian dahi kanan atas. Selain itu, kondisi tubuh korban sudah membiru, diduga akibat terlalu lama berada di dalam air.

- Advertisement -

“Dari hasil pengecekan di lokasi, keterangan saksi, serta kondisi korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Petugas mencatat bahwa kondisi arus sungai saat kejadian cukup deras dengan debit air tinggi, yang diduga kuat menjadi faktor utama korban terseret,” terangnya.

Sementara itu lanjut Hasan, pihak keluarga korban menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah. Namun meski begitu, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penanganan seperti olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan dari saksi.

“Pengawasan orang tua sangat penting, terutama saat anak-anak beraktivitas di lokasi berisiko seperti sungai. Kami harap kejadian ini tidak terulang kembali,” tandasnya.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya aktivitas di sungai, terutama saat kondisi air sedang tinggi. Bahkan pihak kepolisian juga mengimbau, agar para orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Nota Perlawanan Kandas di Putusan Sela, Advokat Terdakwa Investasi Bodong di Rejang Lebong Tetap...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Perlawanan kuasa hukum dua terdakwa dalam perkara dugaan investasi bodong di Kabupaten Rejang Lebong kandas di meja hijau. Dalam agenda putusan...

120 Titik KDKMP Rampung, Kodim 0409/Rejang Lebong Targetkan 45 Titik Tuntas di Akhir September

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong memasuki fase akhir. Dari total 165 titik pembangunan, sebanyak...

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Pemkab Rejang Lebong Bersama Bank BI Bengkulu

Angin Segar, Wacana Penerapan Pembayaran Non-Tunai di Rejang Lebong Direstui Bank...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Wacana Penerapan pembayaran non tunai di Kabupaten Rejang Labong mendapat dukungan dari Bank Indonesia (BI). Belum lama ini, BI Perwakilan Provinsi Bengkulu...

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id