Sabtu, April 18, 2026

Memprihatinkan, Satu Sekolah di Kepahiang Kondisinya “Hidup Segan Mati Tak Mau”

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Di era pendidikan yang sudah sangat canggih ini, ternyata masih ada satu sekolah di wilayah Kabupaten Kepahiang, yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sekolah tersebut adalah SDN 08 Air Punggur Kecamatan Muara Kemumu. Jika di istilahkan, sekolah tersebut bisa dikatakan hidup segan mati pun tak mau. Bagaimana tidak, selain kondisi sekolah yang masih berdinding papan, fasilitas tak memadai, tak ada jamban, dan berada di tengah hutan. Jumlah siswa yang ada disekolah tersebut paling banyak hanya 18 orang saja. Sehingga disinyalir, operasional yang dikeluarkan pemerintah tak sebanding dengan jumlah siswa yang ada di sekolah itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepahiang Nining Fawely Pasju, S.Tp, MM mengatakan, memang SDN 08 Air Punggur ini merupakan sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan di Kabupaten Kepahiang. Karena dengan jumlah siswa yang sedikit, pihaknya tidak bisa mengupayakan pembangunan sekolah tersebut menggunakan anggaran dari pusat. Sementara untuk menggunakan anggaran dari daerah, itu tergantung dari dana aspirasi yang diberikan oleh dewen ataupun Pemkab Kepahiang.

- Advertisement -

“Untuk satu sekolah itu, memang sangat susah untuk kita benahi. Karena akses untuk memperjuangkan sekolah tersebut tidak bisa menggunakan anggaran pusat. Bahkan bisa dikatakan, operasional yang dikeluarkan untuk sekolah tersebut lebih besar,” ujar Nining.

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Terhambatnya Pembangunan SDN 08 Air Punggur Yang Kondisinya Memprihatinkan

Selain fasilitas dan sarpras yang tidak memadai lanjut Nining, saat ini kondisi lahan sekolah tersebut juga tidak jelas. Karena diketahui, sekolah tersebut tidak memiliki sertifikat tanah. Padahal tanah tersebut merupakan tanah yang dihibahkan oleh perorangan. Bahkan akses jalan yang mengarah ke sekolah itu juga saat ini tidak ada. Karena keberadaan sekolah ada di tengah perkebunan kopi.

“Untuk status tanah juga saat ini bisa dikatakan sangketa. Karena orang yang menghibahkan tanah itu sudah meninggal, sedang anak dari orang yang menghibahkan tanah tersebut sulit ditemui. Jadi karena itulah pembangunan di sekolah tersebut sulit dilakukan,” jelas Nining.

- Advertisement -

Yang lebih mirisnya lagi dikatakan Nining, saat ini sekolah tersebut tidak bisa ditutup dan sulit untuk berkembang. Karena dengan jumlah siswa dibawah 60 siswa, seharusnya sekolah tersebut di regrouping ataupun di tutup. Akan tetapi karena tidak ada sekolah lain yang dekat wilayah Air Punggur itu, sekolah tidak mungkin ditutup.

“Jika sekolah ini ditutup, bagaimana dengan nasib anak yang ada di daerah tersebut. sementara untuk bersekolah di sekolah lain, tentu anak disekitar daerah tersebut tidak akan mampu. Jadi sudah bisa dipastikan, pembangunan di daerah tersebut akan lambat, bahkan tidak bisa dilakukan,” tutup Nining. (PB)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Tinjau Kondisi Jalan Desa Renah Pemetik : Dorong Percepatan Pembangunan

0
KERINCI, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk dan upaya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kerinci. Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int.,...

SMANSA League 2026 dan Seleksi O2SN Dimulai : Jaring Atlet Berprestasi dengan Sportivitas, Solidaritas...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri 1 Rejang Lebong kembali menggelar kegiatan SMANSA League 2026 yang menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menggelar...

FLS3N SD di Rejang Lebong Digelar Secara Daring, Dewan Turut Soroti Transparansi Penilaian

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2026...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Wahono Kembali Komandoi DPD Golkar Rejang Lebong, Ini Komitmennya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Mantan Anggota DPRD Rejang Lebong Periode 2019-2014 H. Wahono, S.P kembali dipercaya untuk memimpin dan mengkomandoi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id