NASIONAL, ASPIRASITERKINI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari. Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain yang totalnya mencapai 11 orang untuk diperiksa secara intensif terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihak yang diamankan berasal dari berbagai unsur, mulai dari pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta yang diduga terkait dengan proyek di pemerintah daerah tersebut.
“Benar, KPK telah mengamankan sejumlah pihak dalam kegiatan operasi tangkap tangan di wilayah Rejang Lebong. Total ada sekitar 11 orang yang saat ini sedang dimintai keterangan oleh tim penyidik,” ujar Budi dalam keterangannya kepada wartawan.
Menurut Budi, pihak-pihak yang diamankan tersebut saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. KPK masih melakukan pemeriksaan awal untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi, termasuk aliran uang serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Operasi tangkap tangan ini diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Dalam kegiatan tersebut, tim KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen proyek, barang bukti elektronik, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi suap.
“Tim juga mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti lainnya yang saat ini sedang didalami oleh penyidik untuk mengungkap konstruksi perkara secara lebih jelas,” kata Budi.
Saat ini lanjutnya, pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Gedung Merah Putih KPK. Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.
KPK menegaskan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.
“Perkembangan lebih lanjut terkait hasil kegiatan ini akan kami sampaikan kembali kepada masyarakat,” tandasnya. (JP)
























