Kamis, September 17, 2026

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM – Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. WALHI Bengkulu bersama organisasi lingkungan, komunitas pecinta alam, mahasiswa, pelajar, kelompok pemuda, serta kelompok perempuan Desa Pondok Kelapa melakukan aksi pembentangan spanduk di Jembatan Sungai Lemau, Minggu 25 Januari 2026.

Diketahui, saat ini Desa Pondok Kelapa berada dalam ancaman serius. Abrasi pantai yang diperparah oleh kenaikan permukaan air laut akibat krisis iklim diperkirakan dapat menyebabkan wilayah desa ini tenggelam dalam kurun waktu 20-30 tahun ke depan. Ratusan kepala keluarga terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian mereka. Bahkan fasilitas publik seperti sekolah, masjid, dan infrastruktur desa juga berisiko rusak dan hilang jika tidak ada langkah penanganan yang segera, terencana, dan berkelanjutan dari pemerintah.

- Advertisement -

Situasi ini juga menegaskan bahwa krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan kenyataan yang sedang dihadapi masyarakat pesisir hari ini. Namun hingga saat ini, upaya perlindungan wilayah pesisir dan keselamatan warga terdampak belum terlihat menjadi prioritas kebijakan pemerintah.

“WALHI Bengkulu mendesak negara, khususnya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, untuk secara serius melibatkan masyarakat terdampak dalam proses revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) 2025-2030 yang sedang berlangsung,”ujar Kepala Divisi Advokasi Julius Nainggolan.

Dia menegaskan, revisi RTRW Bengkulu Tengah harus berbasis perspektif perubahan iklim, sebagaimana diamanatkan dalam Juknis 5/2024 Kementerian ATR/BPN. Pendekatan ini penting untuk memastikan pengurangan risiko bencana akibat cuaca ekstrem, abrasi, banjir, kekeringan, serta kenaikan muka air laut.

“Wilayah pesisir yang rentan, termasuk Desa Pondok Kelapa harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada keselamatan rakyat,” tegasnya

- Advertisement -

“Tanpa langkah konkret hari ini, Desa Pondok Kelapa perlahan akan hilang, dan negara akan tercatat abai dalam melindungi warganya dari krisis yang sudah nyata di depan mata,” tutup Julius. (JP)

 

- Advertisement -

Narahubung :

1.Julius Nainggolan ( 0895-6049-59700 )

2.Ipen Sartika (0853-6697-5839 )

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Misteri Kematian Pelajar di Telaga Hijau Kepahiang: Dua Teman Tongkrongan Korban Ditetapkan jadi Tersangka,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Misteri kematian Rehan Gustiawan (16), pelajar asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang ditemukan tidak bernyawa di dasar Telaga Hijau, akhirnya mulai...

Prestasi Membanggakan!!! Siswa MIM 10 Karang Anyar Raih Juara 1 OMI Tingkat Kabupaten, Siap...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Karang Anyar Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Kali ini, prestasi tersebut datang dari...

Jembatan Perintis Garuda di Air Rusa Rampung, Akses Pendidikan dan Pertanian Semakin Mudah: Warga...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Harapan masyarakat Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak akhirnya terwujud....

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Ratusan Kades di Rejang Lebong Geruduk Kantor DPRD, Pertanyakan PMK Purbaya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Ratusan Kepala Desa (Kades) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong beramai-ramai menggeruduk Kantor DPRD Rejang Lebong, Senin 1 Desember 2025. Aksi tersebut dilakukan,...

Kepahiang

Misteri Kematian Pelajar di Telaga Hijau Kepahiang: Dua Teman Tongkrongan Korban...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Misteri kematian Rehan Gustiawan (16), pelajar asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang ditemukan tidak bernyawa di dasar Telaga Hijau, akhirnya mulai...

Bengkulu

TNI dan Kemendes PDT Gulirkan Karya Bhakti Skala Besar, Tiga Kabupaten di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong jadi Sasaran

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau kembali digencarkan. Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes...

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut ke Tahap VII, Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik, Ini Lokasinya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong terus berlanjut. Memasuki bulan September 2026, ada lima titik jembatan...

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id