Sabtu, April 18, 2026

Kabur Ke Palembang, Pelaku Pembunuhan Kekasih Anak Sendiri di Rejang Lebong Akhirnya Dibekuk Polisi

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Pelarian SA (50) warga Kelurahan Banyumas Kecamatan Curup Tengah yang merupakan pelaku pembunuhan Feri (40) warga Kesambe Lama Kecamatan Curup Timur, “kekasih anaknya sendiri” akhirnya terhenti.

Setelah diketahui sempat kabur ke 3 wilayah berbeda, SA berhasil diamankan dan dibekuk pihak kepolisian di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu 22 Oktober 2025 kemarin.

- Advertisement -

Kabag Ops Polres Rejang Lebong, AKP George Rudianto didampingi Kanit Pidum Polres Rejang Lebong, IPDA Desnal Eka Putra menerangkan, pelaku berhasil dibekuk setelah pihak keluarganya memberikan informasi bahwa pelaku ingin menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

“Pasca kejadian, pelaku sempat menjadi buronan kita selama 2 pekan. Namun akhirnya pelaku berhasil kita amankan tanpa perlawanan saat bersembunyi di salah satu rumah keluarganya di Kota Palembang,” ujar Kanit.

Dari hasil pemeriksaan sementara jelas Kanit, motif pelaku menusuk korban diduga karena tersinggung dengan ucapan korban yang mengatakan “mamang tu nak tau bae” saat pelaku memarahi anaknya. Bahkan tak hanya itu tegas Kanit, pelaku juga mengaku bahwa dia tak menyetujui hubungan anaknya dengan korban, karena keduanya masih memiliki pasangan masing-masing, meski sedang tidak harmonis.

“Puncaknya karena pelaku merasa tersinggung dan gelap mata hingga menusuk korban tanpa pikir panjang menggunakan Sajam,” jelas Kanit.

- Advertisement -

Lebih lanjut Kanit menambahkan, meski saat ini pelaku telah diamankan, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap barang bukti berupa senjata tajam (sajam) yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut. Dimana berdasarkan pengakuan pelaku, sajam tersebut dibuang tak lama setelah kejadian penusukan.

“Untuk barang bukti berupa sajam masih dalam pencarian. Pelaku mengaku sudah membuangnya karena panik usai menusuk korban,” tutupnya.

- Advertisement -

Untuk diketahui, atas perbuatannya, SA dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sekedar mengulas, kisah asmara yang dijalin oleh sepasang kekasih di Rejang Lebong berakhir tragis. Feri (40) warga Kesambe Lama Kecamatan Curup Timur tewas mengenaskan ditangan SA (50) warga Kelurahan Banyumas Kecamatan Curup Tengah yang merupakan ayah dari kekasihnya sendiri yang bernama Helen (38) warga Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa 7 Oktober 2025 malam di sebuah rumah yang ada di di Desa Air Meles Atas. Korban tewas usai mengalami tindak kekerasan dari SA yang tidak merestui hubungan antara korban dengan anaknya.

Informasi terhimpun, sebelum kejadian korban datang berkunjung ke rumah kekasihnya tersebut dengan maksud mau ngapel.

Namun tak lama berselang, pelaku yang merupakan ayah kandung dari Helen datang dan terlibat adu mulut dengan korban hingga emosi.

Karena emosinya memuncak, terjadi percekcokan hebat antara keduanya hingga terjadilah aksi tindak kekerasan tersebut.

Usai kejadian, korban ditemukan warga dalam kondisi terkapar di pinggir jalan tak jauh dari lokasi rumah kekasihnya.

Melihat hal itu, warga langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RS An-Nissa Curup, sebelum akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir.

Kapolres Rejang Lebong Polda Bengkulu AKBP. Florentus Situngkir, S.I.K melalui Kasi Humas AKP. Sinar Simanjuntak saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diterangkannya, petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi.

“Benar, ada aksi pembunuhan di Desa Air Meles Atas, pelakunya merupakan ayah dari kekasih korban,” ungkap Kasi Humas.

Dari hasil penyelidikan awal kata dia, motif pembunuhan diduga karena pelaku tidak merestui hubungan asmara antara korban dengan anak perempuannya yang bernama Helen. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Tinjau Kondisi Jalan Desa Renah Pemetik : Dorong Percepatan Pembangunan

0
KERINCI, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk dan upaya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kerinci. Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int.,...

SMANSA League 2026 dan Seleksi O2SN Dimulai : Jaring Atlet Berprestasi dengan Sportivitas, Solidaritas...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sekolah Menengah Akhir (SMA) Negeri 1 Rejang Lebong kembali menggelar kegiatan SMANSA League 2026 yang menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menggelar...

FLS3N SD di Rejang Lebong Digelar Secara Daring, Dewan Turut Soroti Transparansi Penilaian

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2026...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kawanan Pelaku Begal Motor Meresahkan di Rejang Lebong Diciduk Polisi, Salah...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dua orang pelaku begal motor di wilayah Kabupaten Rejang Lebong berhasil diciduk polisi tanpa perlawanan saat sedang berada di sebuah rumah...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id