Selasa, September 8, 2026

Gelapkan Uang Rp 516 Juta Untuk Judol, Mantan Bendahara Rumah Sakit An-Nissa Hanya Divonis 1 Tahun 10 Bulan Penjara

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Vonis hukuman terhadap RM mantan bendahara Rumah Sakit (RS) An-Nissa yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan uang hingga Rp 516 juta telah diputuskan.

Pada sidang putusan yang digelar PN Curup, Kamis 23 Oktober 2025, Majelis Hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 10 bulan penjara terhadap terdakwa. Dimana sesuai amar putusan tersebut, terdakwa dinyatakan bersalah dan melanggar Pasal 374 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang penggelapan yang dilakukan secara berlanjut.

- Advertisement -

Namun meski begitu, vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim setelah mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan, diantaranya terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum sebelumnya.

Kuasa hukum terdakwa RM, Octario Cantona, S.H., menyatakan bahwa pihaknya masih akan mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

“Terkait putusan ini, kita dari pihak terdakwa maupun dari pihak JPU masih pikir-pikir dulu apakah akan menerima atau mengajukan banding. Kami juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan terdakwa,” ujar Octario usai persidangan di PN Curup.

- Advertisement -

Sekedar mengulas, RM diduga melakukan penggelapan dana operasional rumah sakit saat masih menjabat sebagai bendahara di RS An-Nissa.

Dari hasil penyelidikan, RM diketahui telah menyalahgunakan kewenangannya dengan mengalihkan sebagian dana ke rekening pribadi dalam kurun waktu tertentu hingga total kerugian mencapai Rp516 juta untuk Judol dan kegiatan lainnya.

- Advertisement -

Karena itu pihak rumah sakit yang merasa dirugikan kemudian melaporkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum, hingga akhirnya RM ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses persidangan di PN Curup.

Sementara nasib hukum RM masih bergantung pada keputusan akhir dari kedua belah pihak apakah akan menerima putusan majelis hakim atau melanjutkan perkara ke tingkat banding. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Aksi Demo Mahasiswa di Rejang Lebong, Ratusan Pelajar SMA/SMK Diamankan Polisi,...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Aksi damai maupun demonstrasi yang digelar mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Rejang Lebong Rabu 3 September 2025 menuai banyak cerita. Meski...

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id