Sabtu, April 25, 2026

Ungkap Lima Kasus Peredaran Narkotika, Polres Rejang Lebong Amankan 7 Tersangka, Salah Satunya Modus Paket Kerupuk Berisikan Sabu

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Satres Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong Polda Bengkulu berhasil mengungkap 5 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Sebanyak 7 orang tersangka berhasil dibekuk dan diamankan di beberapa lokasi dengan modus dan waktu yang berbeda. Salahsatunya menggunakan modus mengirim paket kerupuk ikan yang diselipkan sabu.

- Advertisement -

Kasat Resnarkoba Polres Rejang Lebong, Andhika Rizkiawan Ramadhan, S.Tr.K., M.Si, menerangkan, pengungkapan 5 kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan operasi intensif yang dilakukan Satres Narkoba sejak tanggal 8 hingga 20 Januari 2026.

“Sebelumnya kita telah melakukan penyelidikan dan menggelar operasi secara berkelanjutan untuk mengungkap kasus ini. Para pelaku berhasil kita amankan di sejumlah lokasi rawan peredaran narkoba. Bahkan menariknya, ada modus paket kerupuk berisikan sabu yang berhasil kita amankan juga,” terang Kasat.

Kasus pertama diungkap pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, polisi menerima informasi terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah Kelurahan Pelabuhan Baru, Kecamatan Curup Tengah. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial HB alias Heru dan DH alias Damir.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu paket kecil narkotika golongan I bukan tanaman berbentuk kristal bening, satu potongan pipet plastik warna hitam, serta satu unit handphone android merek Itel warna hitam.

- Advertisement -

Masih di hari yang sama, Satresnarkoba Polres Rejang Lebong kembali mengamankan dua tersangka lainnya, yakni AMR alias Bima (21), warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Pelabuhan Baru, Kecamatan Curup Tengah, dan RA alias Reno (23), warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita empat paket kecil narkotika golongan I berbentuk kristal bening, satu unit handphone merek Vivo Y17s warna hitam, serta satu lembar celana dalam merek Poin Plus warna hitam.

- Advertisement -

Pengungkapan kasus ketiga terjadi pada 9 Januari 2026. Satresnarkoba Polres Rejang Lebong kembali menerima informasi peredaran narkoba dan berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial F (32), warga Desa Duku Ilir, Kecamatan Curup Timur. Tersangka diamankan di wilayah Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, dengan barang bukti satu paket kecil narkotika golongan I bukan tanaman berbentuk kristal bening.

“Tersangka F masuk dalam kategori pengedar dan dijerat dengan Pasal 609 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun,” kata Kasat.

Kasus keempat diungkap pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Tim Satresnarkoba Polres Rejang Lebong menangkap tiga orang laki-laki yang diduga terlibat peredaran narkoba di halaman SMA Muhammadiyah 1 Curup, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tempel Rejo, Kecamatan Curup Selatan.

Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial PP (20), HF (19), dan RG (26). Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu paket kecil narkotika golongan I, satu lembar potongan timah rokok, satu lembar struk top up DANA, satu unit handphone Android OPPO A15, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion R, serta satu unit iPhone 11. Para tersangka dijerat dengan Pasal 609 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Sementara itu, kasus kelima diungkap pada Selasa, 20 Januari 2026. Polisi mengamankan seorang tersangka berinisial S (43) alias Paklek, warga Air Meles, Kecamatan Curup Timur. Dari tangan tersangka, petugas menyita satu paket besar narkotika golongan I bukan tanaman berbentuk kristal bening yang dibalut dengan paket kerupuk ikan, satu unit handphone android merek Oppo A16e warna biru, serta satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam.

Menurut Kasat, tersangka S alias Paklek masuk dalam kategori pengedar dan dijerat dengan Pasal 609 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun.

Dengan terungkapnya lima kasus tersebut, Kasat menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Kabupaten Rejang Lebong. Bahkan masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Kami akan terus berupaya melakukan penindakan dan pencegahan demi menekan peredaran narkoba di wilayah ini,” tutup Kasat. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

BULOG Cetak Sejarah, Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Perum BULOG mencatatkan tonggak penting dalam pengelolaan cadangan pangan nasional. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, stok beras yang dikelola BULOG secara...

Dampak Abrasi, Sejumlah Rumah di Pesisir Sungai Lemau Hancur : Warga Desak Pemerintah Segera...

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi pantai di wilayah Sungai Lemau, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, kian mengkhawatirkan. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak bahkan...

Penyelidikan Kasus Dugaan Tipikor Dana Hibah Pilkada 2024 Terus Bergulir, Rekanan Pihak Ketiga Turut...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) penggunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di lingkungan KPU Rejang Lebong terus...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Nasib Ratusan Guru Honorer di Rejang Lebong Diujung Tanduk, Dikbud Dilema!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Nasib ratusan guru honorer di wilayah Kabupaten Rejang Lebong saat ini diujung tanduk. Ini setelah pemerintah resmi menghapus status tenaga honorer...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id