REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Posko Layanan Angkutan Lebaran di Terminal Tipe A (TTA) Simpang Nangka yang menjadi pusat pelayanan terpadu selama arus mudik dan arus balik lebaran akan segera ditutup.
Selama beroperasi, posko ini berperan penting dalam memastikan kelancaran arus transportasi, memberikan rasa aman kepada penumpang, serta menjadi pusat koordinasi lintas instansi. Berbagai layanan mulai dari informasi perjalanan, pemeriksaan kesehatan, hingga pengamanan terpadu berjalan optimal berkat sinergi antarinstansi.
Kepala BPTD Kelas III Bengkulu Dinda, S.E melalui Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TTA Simpang Nangka, Edi Azhari, S.E., M.M., menyampaikan, pembongkaran posko merupakan bagian dari penutupan resmi rangkaian kegiatan angkutan Lebaran tahun ini. Posko layanan akan diongkar pada tanggal 1 April 2026 besok.
“Secara umum, pelaksanaan pelayanan di Posko TTA Simpang Nangka berjalan dengan lancar dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel yang terlibat,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung operasional posko tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel gabungan, baik dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, maupun stakeholder lainnya. Khususnya kepada jajaran petugas Terminal TTA Simpang Nangka yang telah bekerja tanpa kenal lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Menurut Edi, keberhasilan pelaksanaan posko ini tidak hanya diukur dari minimnya gangguan selama arus mudik dan balik, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Dengan dibongkarnya posko layanan nanti, diharapkan seluruh evaluasi dan pengalaman selama pelaksanaan dapat menjadi bahan perbaikan untuk pelayanan di masa mendatang, khususnya dalam menghadapi momentum arus mudik berikutnya.
“Semangat kebersamaan dan sinergitas ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi ke depan,” tutup Edi. (JP)
























