Kamis, September 10, 2026

Menutup Tahun, LindungiHutan Dorong Solusi Berbasis Alam Hadapi Tantangan Iklim

Semarang, 19 Desember 2025 — Menutup akhir tahun yang diwarnai meningkatnya risiko banjir dan abrasi di berbagai wilayah Indonesia, LindungiHutan menegaskan komitmennya dalam mendorong solusi berbasis alam sebagai upaya mitigasi krisis iklim yang berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, LindungiHutan bersama mitra korporasi, komunitas, dan masyarakat lokal menjalankan berbagai inisiatif penanaman pohon di wilayah pesisir serta daerah rawan bencana. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LindungiHutan yang selama bertahun-tahun menghubungkan aksi konservasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal melalui kolaborasi multipihak.

- Advertisement -

Sebagai platform konservasi dan penghijauan yang berbasis di Semarang, LindungiHutan telah menanaman lebih dari 1 juta pohon, dan berhasil menjalin kerja sama dengan 600+ mitra serta melibatkan puluhan ribu individu dalam program penanaman pohon dan pemulihan ekosistem di berbagai wilayah Indonesia.

“Restorasi lingkungan tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada dampak ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kami mendorong pendekatan terpadu yang menghubungkan konservasi alam dengan aktivitas produktif masyarakat,” ujar Arin Khurota, Publications Officer LindungiHutan.

Di sejumlah wilayah dampingan, masyarakat pesisir dan pedesaan mulai mengembangkan usaha turunan ramah lingkungan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Inisiatif tersebut mencakup pengolahan limbah organik menjadi bubuk cangkang telur untuk kebutuhan pertanian, pengembangan perikanan berkelanjutan dengan pakan ikan tinggi protein, serta aktivitas ekonomi berbasis sumber daya lokal yang mendukung keseimbangan ekosistem.

Selain itu, sebagian kelompok masyarakat juga memanfaatkan kawasan hijau sebagai penyangga ekonomi lokal melalui kegiatan budidaya terpadu, termasuk inisiatif jual bibit lele yang terintegrasi dengan program penghijauan dan pengelolaan air berbasis alam.

- Advertisement -

Memasuki musim hujan, LindungiHutan menekankan pentingnya peran hutan dan mangrove dalam menahan laju air, mengurangi abrasi, serta menjaga stabilitas lingkungan. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah nyata yang tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi ekologis dan sosial bagi generasi mendatang.

Melalui momentum akhir tahun ini, LindungiHutan mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi lingkungan yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.  “Menjaga alam berarti menjaga kehidupan. Kolaborasi adalah kunci agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas,” tutup pernyataan tersebut.

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik Korban Diduga Dicuri...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka...

Peringati Haornas, SDN 7 Rejang Lebong Ajak Siswa Jalan Sehat Bergembira Bertabur Hadiah

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap tanggal 9 September. SD Negeri 7 Rejang Lebong kembali menghadirkan kegiatan...

Polemik HGU Eks PT TUM Masuk Babak Baru, Pemkab Kepahiang dan BPN Sepakati Pembentukan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Polemik lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Trisula Ulung Megasurya (TUM) di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mulai memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Rejang Lebong Bagikan Takjil Gratis untuk Warga

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Manfaatkan momen penuh berkah di bulan suci Ramadhan, Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong melalui Satuan Binmas menggelar aksi sosial pembagian takjil...

Kepahiang

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id