BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM – Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati lingkungan.
Di tengah kondisi tersebut, Gerakan Pecinta Alam (GPA) Gendong Adventure memilih memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-11 dengan aksi nyata. Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Minggu 6 September 2026.
Bukan sekadar kegiatan penghijauan, penanaman mangrove ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya bersama untuk mempertahankan ruang hidup masyarakat yang berada di kawasan pesisir.
Pasalnya, warga Desa Pondok Kelapa kini menghadapi ancaman abrasi air laut, erosi akibat sedimentasi dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Lemau, serta kenaikan permukaan air laut.
Kondisi tersebut membuat daratan di kawasan permukiman warga semakin terdesak. Bahkan, sebagian warga menggambarkan tempat tinggal mereka kini seperti berada di tengah kepungan air laut dan air sungai.























