Rabu, September 9, 2026

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik Korban Diduga Dicuri Tersangka untuk Main Judol

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka tabir baru.

Tersangka berinisial WH (30), yang sebelumnya telah diamankan polisi dalam perkara tersebut, ternyata diduga tidak mengungkap seluruh fakta kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan awal.

- Advertisement -

Sejumlah fakta baru justru terungkap setelah Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut. Salah satu fakta yang kini menjadi perhatian penyidik yakni terkait uang tabungan milik korban yang diduga telah diambil tersangka sebesar Rp10 juta.

Lebih mengejutkan lagi, uang yang diduga diambil dari rekening korban tersebut disebut digunakan tersangka untuk bermain judi online.

Fakta mengenai aliran uang tersebut sebelumnya tidak disampaikan secara terbuka oleh tersangka kepada penyidik. Diduga, tersangka khawatir perbuatannya diketahui masyarakat dan membuat nama baiknya tercoreng di lingkungan tempat tinggalnya.

Namun, upaya tersangka menutupi fakta tersebut akhirnya terbongkar setelah penyidik melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap sejumlah barang bukti. Salah satunya melalui pemeriksaan mutasi rekening milik korban.

- Advertisement -

Dari hasil pengecekan tersebut, penyidik menemukan adanya sejumlah transaksi yang mengarah ke rekening milik tersangka. Temuan ini kemudian menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap fakta lain yang sebelumnya tidak pernah disampaikan tersangka.

Setelah dikonfrontir dengan temuan tersebut, tersangka akhirnya mengakui adanya uang milik korban sebesar Rp10 juta yang telah diambilnya.

- Advertisement -

Dari pengakuan tersebut, penyidik kemudian mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi aksi pembunuhan terhadap Agus Salim.

Jika sebelumnya pembunuhan tersebut diduga hanya berkaitan dengan persoalan sakit hati, hasil pengembangan penyidikan kini menunjukkan adanya dugaan motif lain yang berkaitan erat dengan persoalan uang.

Tersangka diduga khawatir pengambilan uang sebesar Rp10 juta dari rekening korban terbongkar. Terlebih, tersangka disebut mengetahui PIN ATM milik korban.

Kondisi tersebut diduga kemudian memunculkan niat tersangka untuk kembali mengambil uang dari rekening korban. Bahkan, tersangka diduga memiliki niat untuk menguras saldo rekening milik korban.

Di titik inilah persoalan uang tersebut menjadi bagian penting dalam pengungkapan motif kasus pembunuhan Agus Salim.

Diduga, tersangka tidak hanya berupaya menutupi pengambilan uang yang telah dilakukan sebelumnya, tetapi juga ingin menghilangkan kemungkinan perbuatannya diketahui korban.

Pengembangan yang dilakukan penyidik pun akhirnya membuat konstruksi perkara tersebut berubah.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu. Bintang Yudha Gama, menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengembangan terhadap perkara yang menjerat tersangka.

“Berdasarkan hasil pengembangan kami, ternyata ada motif lain dari kasus pembunuhan ini. Uang tabungan milik korban senilai Rp 10 juta, telah raib dan digunakan oleh tersangka untuk bermain Judi Online,” ujar Kasat Reksrim

Hasil pengembangan tersebut kata Kasat, tentu akan berpengaruh terhadap pasal yang akan dikenakan kepada tersangka. Tersangka akan disangkakan dengan tindak pidana pembunuhan yang didahului, disertai dan atau diikuti oleh tindak pidana lain.

Ketentuan tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 339 KUHP lama atau Pasal 458 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru. Dengan demikian, kasus kematian Agus Salim kini tidak lagi sekadar berbicara mengenai persoalan sakit hati.

“Tersangka akan disangkakan dengan tindak pidana pembunuhan yang didahului, disertai dan atau diikuti oleh tindak pidana lain,” tandasnya.

Aliran uang sebesar Rp10 juta, dugaan penggunaan uang untuk judi online, hingga adanya dugaan niat menguras saldo rekening korban menjadi rangkaian fakta baru yang tengah didalami penyidik.

Penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk memastikan secara utuh bagaimana rangkaian peristiwa terjadi, termasuk hubungan antara persoalan uang, motif tersangka, hingga aksi yang kemudian menyebabkan Agus Salim kehilangan nyawanya.

Terungkapnya transaksi ke rekening tersangka pun menjadi salah satu titik penting dalam membongkar apa yang sebelumnya berusaha disembunyikan.

Kini, polisi tinggal merangkai seluruh potongan fakta tersebut untuk mengungkap secara terang apa sebenarnya yang terjadi sebelum hingga berujung pada tewasnya Agus Salim. (jmy)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Peringati Haornas, SDN 7 Rejang Lebong Ajak Siswa Jalan Sehat Bergembira Bertabur Hadiah

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap tanggal 9 September. SD Negeri 7 Rejang Lebong kembali menghadirkan kegiatan...

Polemik HGU Eks PT TUM Masuk Babak Baru, Pemkab Kepahiang dan BPN Sepakati Pembentukan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Polemik lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Trisula Ulung Megasurya (TUM) di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mulai memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten...

Surat Tak Digubris, Bupati Kepahiang Panggil BPN dan Desak Kejelasan Terkait Penataan Lahan Eks...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kesabaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dalam menunggu kepastian terkait penataan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT TUM seluas 116 hektare...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

PKM Sumber Urip Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini dan Tindak Kekerasan di...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam upayanya untuk mencegah dan menekan angka peristiwa pernikahan dini serta kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah kerjanya. Pusat Kesehatan Masyarakat...

Kepahiang

Polemik HGU Eks PT TUM Masuk Babak Baru, Pemkab Kepahiang dan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Polemik lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Trisula Ulung Megasurya (TUM) di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, mulai memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id