Jumat, April 17, 2026

Kasus Pembunuhan Resmareta di Rejang Lebong Masih Misteri, Pihak Keluarga Menduga Pelaku Iri

REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sudah lebih dari sepekan, kasus pembunuhan tragis terhadap Resmareta (23), warga Kelurahan Dwi Tunggal Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong masih menjadi misteri.

Meski penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian masih terus berlangsung, motif maupun pelaku pembunuhan masih menjadi teka-teki.

- Advertisement -

Izal, kakak kandung korban mengungkapkan rasa sedihnya lantaran hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pelaku maupun motif di balik kematian adiknya.

Dia sangat berharap, pelaku yang telah menghabisi nyawa adiknya bisa segera tertangkap dan dihukum dengan berat.

“sampai saat ini kita pihak keluarga belum mendapat informasi terbaru perihal kasus pembunuhan Resmareta. Sampai kini kami pihak keluarga masih mencari-cari kebenarannya,” ungkap Izal.

Dia menyebut, dari hasil pengecekan yang dilakukan terhadap barang-barang korban, ada beberapa barang yang hilang entah kemana.

- Advertisement -

Sebelumnya sempat dinyatakan ada dua unit laptop yang hilang, ternyata hanya satu laptop saja.

Kemudian juga ada dua dompet beserta isinya yang turut hilang, serta baru diketahui ada dua buku rekening bank milik adiknya yang juga turut menghilang.

- Advertisement -

“Anehnya dua buku rekening adik saya ini hilang, termasuk satu celana saya pun hilang juga,” lanjut Izal.

Oleh karena itu, pihak keluarga meragukan jika pembunuhan itu dilakukan karena motif perampokan.

Pihak keluarga menduga motif pembunuhan ini ada unsur dendam atau rasa iri terhadap adiknya, apalagi perbuatan pelaku sangat sadis sekali sehingga adiknya mendapat banyak luka tusukan.

“Kalau perampokan, tidak sesadis ini. Motor korban masih di tempat, HP dan barang-barang lain juga tidak semua diambil. Kami menduga ada unsur dendam atau rasa iri dari pelaku,”jelas Izal.

Karena itu pihak keluarga berharap, agar aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya.

Karena hingga hari ini, pihak keluarga masih belum tenang hingga pelakunya bisa tertangkap.

“Kami sangat berharap polisi bisa segera menangkap siapa pelakunya. Ini sudah lebih dari seminggu, kami juga masih belum bisa tenang dan tidur nyenyak,” harapnya.

Sekedar mengulas, Resmareta (23) gadis muda asal Rejang Lebong, ditemukan tewas mengenaskan di sebuah rumah yang ada di Kelurahan Dwi Tunggal Kecamatan Curup Rejang Lebong, Selasa 10 Juni 2025 sekira pukul 13.30.

Jasadnya terbujur kaku dalam kondisi tragis dengan 4 luka tusukan di bagian leher, serta 1 luka tusukan di bagian perut.

Informasi terhimpun, pada hari Selasa 10 Juni 2025 sekira 12.27 wib, salah satu teman korban yang bernama Alwin curiga terjadi sesuatu terhadap korban.

Dimana sebelum kejadian, korban baru saja mengobrol secara online melalui aplikasi discord bersama dirinya.

Saat sedang live discord, Alwin mendengar korban berkata “ngapoin kau kesiko” kepada seseorang yang diduga pelaku. Karena setelah korban berkata seperti itu tiba-tiba suara korban hilang dan tak terdengar lagi. Saat itulah Alwin yang khawatir langsung menelpon teman korban yang bernama Aisyah Maharani (23) warga Talang Benih Kecamatan Curup agar mengecek kondisi korban kerumahnya.

Kekhawatiran Alwin pun ternyata benar, saat Aisyah bersama temannya Nabila Chairunisa (23) warga Karang Anyar Kecamatan Curup Timur tiba di rumah korban, mereka melihat pintu rumah korban setengah terbuka, serta melihat bercak darah dikeset teras.

Selain itu korban pun terlihat sudah berada disudut dengan tangan dan kaki mengeluarkan darah dan berlumuran di dinding ruang tamu.

Melihat kejadian tersebut, Aisyah dan Nabila langsung memanggil warga sekitar rumah korban untuk meminta pertolongan

Sementara itu dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, diduga kuat korban kenal dengan pelaku.

Hal itu lantaran karena pelaku bisa dengan mudah masuk kerumah korban hingga nekat melakukan pembunuhan dengan cara menusuk korban menggunakan senjata tajam (Sajam).

Berdasarkan pengecekan di TKP, terdapat sejumlah luka tusuk pada tubuh korban. 4 luka tusukan di bagian leher, dan 1 luka tusukan di bagian perut korban.

Bahkan tak hanya itu, dari informasi saksi dan tetangga sekitar rumah korban, pada saat kejadian korban sedang sendirian.

Sedangkan Ayah, ibu dan kakak kandung korban sedang berada di kebun miliknya yang ada di Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang.

Sementara di lokasi kejadian juga, tidak ditemukan laptop yang digunakan korban pada saat Voice call Discord bersama dengan Alwin. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

FLS3N SD di Rejang Lebong Digelar Secara Daring, Dewan Turut Soroti Transparansi Penilaian

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2026...

Kejari Rejang Lebong Gencar Sosialisasikan Penerangan Hukum di Lingkungan Kesehatan : Sasar 21 Puskesmas

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Guna meningkatkan pemahaman hukum di lingkungan pelayanan kesehatan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong terus menggencarkan kegiatan penerangan dan sosialisasi hukum terhadap...

Wisata Tebing Suban Curup Nyaris Menelan Korban : Bocah 7 Tahun Tenggelam di Kolam...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Wisata Tebing Suban Curup yang berada di wilayah Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong nyaris menelan korban. Seorang...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kejari Rejang Lebong Lirik 4 OPD Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi?

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITEREKINI.COM - Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025 dimaknai Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong sebagai momentum untuk mempertegas komitmenya dalam melakukan pemberantasan...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id