Rabu, September 23, 2026

Jauh Dari Kata Profesional, Kinerja Oknum Jukir di Rejang Lebong Dipertanyakan!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Hingga saat ini, kinerja dari para oknum Juru Parkir (Jukir) di Rejang Lebong dianggap masih jauh dari kata profesional, bahkan kinerjanya selalu dipertanyakan oleh masyarakat.

Bagaimana tidak, alih-alih menjalankan tugasnya untuk mengatur parkir kendaraan yang keluar masuk, sejumlah oknum Jukir di Rejang Lebong ini hanya mementingkan uang dari para pengendara yang parkir tanpa mengutamakan pelayanan.

Bahkan dari informasi yang diterima, oknum Jukir yang kerap meresahkan pengendara itu tidak menggunakan atribut lengkap dari Dinas Perhubungan (Dishub), serta hanya timbul bak hantu disaat kendaraan mau keluar saja lalu meminta uang.

- Advertisement -

“Perkara yang seribu dua ribu menurut saya tidak menjadi persoalan. Namun sangat disayangkan, kebanyakan oknum Jukir kita di Rejang Lebong ini tidak ada yang profesional. Bukannya menjalankan tugasnya sesuai SOP, para oknum Jukir kita ini hanya mengedepankan uang dari pengendara seperti malak saja,” ujar salah satu pengendara yang merasa risau dengan keberadaan oknum jukir di Rejang Lebong.

Bahkan tak hanya satu kali atau dua kali saja, dia juga mengaku kerap mendapat perlakuan yang sama dari para oknum jukir yang ada di Rejang Lebong.

Terbaru dia sempat cekcok dengan oknum jukir yang serupa dan muncul bak hantu yang tiba-tiba meminta uang.

“Magrib tadi saya parkir di depan salah satu masjid yang ada di Rejang Lebong, dan saat itu tidak tampak keberadaan adanya jukir. Namun ketika hendak keluar, tiba-tiba oknum jukir meniup peluit langsung ke pintu depan mobil, sembari meminta uang parkir tanpa mau mengatur kendaraan saya untuk mundur,” ujarnya.

“Seketika saya yang kesal sering diperlakukan begitu pun mau langsung pergi dan menghiraukan oknum jukir tersebut. Namun oknum jukir yang bersangkutan malah teriak “woy bayar woy”. Dan saya berhenti menanyakan baik-baik kemana oknum jukir yang bersangkutan saat saya tiba tadi, tidak ada jukir yang mengatur dan mengarahkan saya. Tapi kok ketika mau keluar, tiba- tiba jukir datang dan meminta uang?. Terlebih lagi oknum jukir tersebut juga tidak memakai seragam parkir dan berprilaku tidak sopan,” terangnya kembali.

Karena itu dia juga mempertanyakan, seperti apa penerimaan jukir di Rejang Lebong, dan dilatih atau tidak jukir yang sudah diterima ini.

Karena menurutnya, hampir rata-rata oknum jukir di Rejang Lebong ini tidak ada yang profesional, dan hanya mau uang saja dari pengendara tanpa adanya pelayanan.

“Memang tidak semua jukir yang sembrono, tapi kebanyakan seperti itu. Jadi saya mewakili pengendara lain berharap, agar para jukir di Rejang Lebong ini benar-benar direkrut dan dilatih secara baik dan benar oleh dinas terkait,” harapnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rejang Lebong HR Suryadi saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya bisa memastikan oknum jukir yang bersangkutan bukanlah jukir yang sudah terdaftar di Dishub Rejang Lebong.

Dirinya berani menjamin, seluruh jukir yang sudah terdaftar di Dishub Rejang Lebong semuanya berkompeten, dapat menjalankan tugasnya dengan baik, serta selalu mengenakan rompi atau seragam jukir saat bertugas.

“Kalau ada yang tiba-tiba menjadi jukir tanpa mengenakan rompi parkir dan tidak membawa SPT, saya pastikan mereka bukan jukir. Karena saya pribadi juga pernah mengalami hal serupa, tiba-tiba ada orang ngaku jukir yang meminta uang parkir kepada saya di pagi hari,” ujar Suryadi.

Suryadi juga mengatakan hal tersebut karena ada dasarnya, dimana semua jukir yang ada di Rejang Lebong sudah dilatih dan diberikan SPT sesuai dengan kapasitasnya.

Bahkan kata dia, belum lama ini para jukir di Rejang Lebong juga sudah diberikan penerangan hukum oleh Kejari Rejang Lebong.

“Saya jamin jukir kita menjalankan tugasnya secara profesional. Kalau ada jukir kita yang nakal dan tidak menjalankan tugas dengan baik, akan kita panggil dan berikan teguran keras hingga sanksi pemberhentian. Kita membutuhkan jukir yang benar-benar mau bekerja saja,” tegasnya.

Sementara itu terkait dengan oknum atau jukir luar yang masih berkeliaran di Rejang Lebong sendiri kata Suryadi, pihaknya akan memberantas hal tersebut dengan aturan yang akan ditegakkan.

Dimana saat ini, pihaknya sedang membahas dengan pihak BKD, untuk mengeluarkan imbauan terkait dengan pungutan parkir yang harus dibayar.

Karena kedepannya, para pengendara diingatkan agar meminta bukti SPT dan karcis kepada para jukir, sebelum membayarkan uang retribusi parkir kepada jukir.

Jika jukir yang bersangkutan tidak mau memberikan karcis, maka pengendara tidak diwajibkan untuk membayar retribusi parkir yang diminta.

“Saat ini sedang kita bahas, dalam waktu dekat akan segera kita terapkan. Jadi seluruh jukir di Rejang Lebong nanti, wajib memberikan karcis kepada pengendara jika meminta uang retribusi parkir ke pengendara. Imbauan ini juga nanti akan kita pasang di spanduk-spanduk, dan akan kita tempatkan disejumlah titik di Rejang Lebong,” tutupnya. (JP)

- Advertisement -
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

14 Warga Binaan Lapas Curup Diusulkan Dapat Pembebasan Bersyarat

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sebanyak 14 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup diusulkan mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB). Usulan tersebut dibahas dalam Sidang Tim...

Bazar Pasar Murah Meriahkan HUT TNI ke-81, Kodim 0409/Rejang Lebong Hadirkan Kebutuhan Pokok Harga...

0
REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, diwarnai kegiatan bazar pasar murah...

Dari Ruang Redaksi ke Jantung PLTA, Merawat Cerita untuk Energi Bersih

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Pagi itu, suasana di lingkungan PLN Indonesia Power (IP) UBP Bengkulu terasa berbeda. Belasan jurnalis dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Tuntut Kepsek Mundur, Petisi Puluhan Guru SMKN 2 Rejang Lebong jadi...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Petisi yang dibuat dan ditandatangi oleh puluhan guru SMKN 2 Rejang Lebong yang meminta Kepsek mundur nampaknya menjadi sorotan dari berbagai...

Kepahiang

Dari Ruang Redaksi ke Jantung PLTA, Merawat Cerita untuk Energi Bersih

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Pagi itu, suasana di lingkungan PLN Indonesia Power (IP) UBP Bengkulu terasa berbeda. Belasan jurnalis dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang...

Bengkulu

TNI dan Kemendes PDT Gulirkan Karya Bhakti Skala Besar, Tiga Kabupaten di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong jadi Sasaran

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau kembali digencarkan. Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes...

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut ke Tahap VII, Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik, Ini Lokasinya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong terus berlanjut. Memasuki bulan September 2026, ada lima titik jembatan...

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink