Selasa, April 14, 2026

Hutan Dunia di Titik Kritis Usai COP30, LindungiHutan Ajak Publik Bergerak di Hari Pohon Internasional

Jakarta, 21 November 2025 — Peringatan Hari Pohon Internasional pada 21 November tahun ini hadir di tengah peringatan keras dari COP30 yang baru berlangsung beberapa waktu lalu. Dalam forum itu, para ilmuwan dan pemimpin global menegaskan bahwa dunia berada pada “fase genting” krisis iklim. Tahun ini kembali tercatat sebagai salah satu tahun terpanas dalam sejarah, kebakaran hutan meningkat, permukaan laut terus naik, dan ekosistem kritis dari Amazon hingga Asia Tenggara berada di ambang keruntuhan.

Sinyal bahaya itu tidak lagi jauh. Indonesia, notabene negara dengan hutan tropis terbesar ketiga di dunia, ikut merasakan dampaknya. Pesisir yang hilang, cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, hingga rusaknya ekosistem mangrove dan hutan dataran rendah menjadi alarm keras bahwa upaya mitigasi tidak bisa menunggu kebijakan global semata. Dibutuhkan gerakan kolektif yang dimulai hari ini, dimulai dari masyarakat, dimulai dari satu pohon.

- Advertisement -

Hari Pohon Internasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah momentum pengingat bahwa pohon adalah pertahanan alam terakhir kita. COP30 menegaskan bahwa tanpa restorasi hutan dalam skala besar, target pengendalian pemanasan global di bawah 1,5°C nyaris mustahil tercapai. Dunia membutuhkan miliaran pohon baru dalam satu dekade ke depan, dan Indonesia memegang peran penting dalam upaya itu.

Untuk menjawab urgensi tersebut, LindungiHutan mengajak masyarakat untuk memperingati Hari Pohon Internasional dengan cara paling bermakna: ikut menanam pohon melalui kampanye penghijauan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Aksi ini bukan hanya simbol kepedulian lingkungan, tetapi kontribusi nyata untuk memperlambat krisis iklim melalui penyerapan karbon, pemulihan biodiversitas, dan perlindungan ruang hidup masyarakat lokal.

Melalui platform LindungiHutan, siapa pun, individu, komunitas, hingga perusahaan dapat terlibat dalam penanaman pohon yang dikelola secara transparan melalui laporan perkembangan berkala. Hingga saat ini, gerakan bersama tersebut telah membantu memulihkan ekosistem pesisir, memperbaiki lahan kritis, serta membuka peluang ekonomi hijau bagi masyarakat di sekitar lokasi penanaman.

Pohon yang ditanam hari ini adalah naungan yang menyelamatkan generasi esok. Peringatan Hari Pohon Internasional menjadi pengingat bahwa waktu kita tidak panjang, tetapi tindakan kolektif mampu mengubah jalannya krisis. LindungiHutan mengundang publik untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik: menanam, merawat, dan melindungi masa depan Bumi melalui aksi nyata.

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta, Berikut Syarat dan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Terjebak Dalam Siring, Seorang Jukir di Rejang Lebong Ditemukan Tak Bernyawa

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Nasib malang dialami Bahrul Mukminin (60), seorang juru parkir (jukir) di Rejang Lebong yang merupakan warga Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu...

Disdikbud Rejang Lebong Wacanakan Penerapan SPMB Online, 8 SMP jadi Sampel, Berikut Daftarnya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong mulai mewacanakan penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online pada tahun ajaran...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Curi Uang Rp 750 Juta di Sarolangun, Dua Warga Rejang Lebong...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dua orang warga asal Rejang Lebong yang merupakan buronan Satreskrim Sarolangun Polda Jambi berhasil diringkus pihak kepolisian saat sedang berada di...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id