REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Melalui momentum tabligh Akbar yang digelar di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati rejang Lebong, Selasa 30 Desember 2025. Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari, S.E, M.A.P bersama 1.000 anak yatim dan difabel melaksanakan doa bersama, sekaligus berkumpul bersama untuk bersilaturahmi.
Doa bersama dipimpin langsung oleh Ustadz Ridho Febry, Ustadz Kondang asal Kota Bandung yang menjadi pemateri maupun tamu pada kegiatan tabligh akbar bertemakan “Mengetuk Pintu Langit, Cintai Yang di Bumi, Maka Yang di Langit Akan Mencintaimu” tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Fikri menyampaikan, Pemkab Rejang Lebong sengaja mengundang 1.000 anak yatim dan difabel agar kedepannya Kabupaten Rejang Lebong terhindar dari bencana, serta pemerintah Kabupaten Rejang Lebong bisa lebih dekat dengan masyarakat.
“Tabligh Akbar ini merupakan agenda rutin yang sudah disusun oleh Pemkab Rejang Lebong. Namun pada momen ini, kita sengaja mengajak 1.000 anak yatim dan difabel, untuk sama-sama mendoakan Rejang Lebong agar terhindar dari bencana seperti banjir, longsor, dan juga bencana lainnya. Percayalah doa anak yatim itu bisa menembus langit ketujuh dan pasti diijabah,” ungkap bupati.
Bupati juga mengatakan, Pemkab Rejang Lebong sengaja mengundang 1.000 anak yatim dan difabel, dengan tujuan untuk menghibur dan menyenangkan mereka, agar menjadikan Rejang Lebong lebih hangat untuk kedepannya.
“Acara ini bukan hanya sekadar seremonial dan rutinitas, namun menjadi ajang silaturahmi antar sesama, untuk melaksanakan doa bersama demi kebaikan kedepannya. Kami ingin anak yatim dan difabel juga bisa bahagia dan dapat tertawa bersama. Karena dengan membuat anak-anak bahagia, Rejang Lebong pun bisa bahagia,” tuturnya.
Disisi lain tambah bupati, selama ini Rumdin jarang dikunjungi oleh masyarakat Rejang Lebong karena tertutup. Untuk itu Pemkab Rejang Lebong sengaja membangun Playground disamping rumdin, agar anak-anak bisa bermain dan tertawa bersama serta masyarakat bisa lebih dengan dengan Pemkab Rejang Lebong.
“Kami sadari, rumdin bupati ini bukan milik bupati maupun Pemkab Rejang Lebong. Namun Rumdin ini milik semua masyarakat Rejang Lebong termasuk anak-anak yatim dan difabel. Kami hanya dipinjamkan sementara selama menjabat sebagai bupati. Semoga Rumdin bisa digunakan untuk kegiatan bersama, serta taman bermain yang dibangun bisa berguna dan bermanfaat untuk masyarakat di Rejang Lebong,” tutupnya. (JP)













































