Selasa, September 8, 2026

BULOG Pecahkan Rekor! Serapan Gabah-Beras Untuk Ketahanan Pangan Nasional Tembus 3 Juta Ton

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Perum BULOG kembali mencatatkan prestasi bersejarah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Hingga 3 Juni 2026 ini, realisasi pengadaan gabah dan beras petani secara nasional telah mencapai 3.008.626 ton setara beras, atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pengelolaan pangan nasional. Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, BULOG berhasil menembus angka serapan di atas 3 juta ton. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan petani, penguatan cadangan pangan negara, dan stabilitas harga pangan di dalam negeri.

- Advertisement -

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi, hingga seluruh jajaran BULOG yang bekerja intensif selama musim panen berlangsung.

Di tingkat daerah, kontribusi terhadap capaian nasional juga terus mengalir. Salah satunya berasal dari wilayah kerja Perum BULOG Kantor Cabang Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Hingga awal Juni 2026, serapan gabah dan beras petani di wilayah kerja Bulog Rejang Lebong telah mencapai 1.260 ton setara beras dari 3 kabupaten.

Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Rejang Lebong, A. Musalim Yudha menegaskan, capaian tersebut merupakan bentuk komitmen BULOG dalam memastikan hasil panen petani terserap secara optimal sekaligus mendukung penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Realisasi serapan sebesar 1.260 ton setara beras di wilayah kerja BULOG Rejang Lebong menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap secara optimal, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Yudha.

- Advertisement -

Menurutnya, keberhasilan pengadaan gabah dan beras tidak hanya berkontribusi terhadap penguatan stok nasional, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga mereka dapat menjual hasil panennya dengan harga yang layak.

Kebijakan pemerintah melalui penetapan “Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram menjadi faktor penting yang mendorong keberhasilan serapan tahun ini. Kebijakan ini memberikan jaminan harga sekaligus meningkatkan kepercayaan petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” tambah Yudha.

- Advertisement -

Dia juga menjelaskan, dampak positif dari tingginya serapan juga terlihat pada posisi stok Cadangan Beras Pemerintah yang kini berada pada level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional. Saat ini, stok beras yang dikelola BULOG telah melampaui 5 juta ton, memberikan ruang yang lebih kuat bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program strategis.

Stok tersebut menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran, mendukung penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat, memenuhi kebutuhan darurat saat terjadi bencana, serta mengantisipasi potensi gejolak pasokan dan harga pangan akibat faktor cuaca maupun dinamika global.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan tantangan pangan dunia, capaian ini memperlihatkan semakin kuatnya fondasi ketahanan pangan Indonesia. Ketersediaan stok yang memadai tidak hanya menjamin kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi negara dalam menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu pasokan pangan nasional.

BULOG optimistis, target pengadaan sebesar 4 juta ton setara beras pada tahun 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi direalisasikan sebelum akhir tahun. Optimisme tersebut didukung oleh masih berlangsungnya musim panen di sejumlah daerah sentra produksi padi nasional serta semakin kuatnya sinergi antara BULOG dan seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan petani, memperkuat cadangan pangan negara, dan mewujudkan cita-cita swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan serapan ini bukan hanya soal angka. Ini adalah wujud nyata keberpihakan negara kepada petani, sekaligus bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Yudha. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Asyik Ngudut dan Main Gaple Saat Jam Sekolah, Puluhan Pelajar SMP-SMA...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kedapatan sedang asyik ngudut dan main gaple di salah satu warung maupun di wilayah sekitaran Danau Talang Kering Desa Pahlawan Kecamatan...

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id