Selasa, April 14, 2026

HMI Soroti Maraknya Kasus Pencabulan Di Rejang Lebong, Ajak Seluruh Pihak Lakukan Tindakan Preventif Kekerasan Seksual

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Maraknya kasus pencabulan yang terjadi di berbagai daerah, khususnya Kabupaten Rejang Lebong menjadi perhatian serius bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

HMI Rejang Lebong secara terbuka mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari Pemerintah, Aparat Penegak Hukum (APH), Lembaga Pendidikan, Tokoh Agama, Orang Tua, OKP, BEM, hingga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

- Advertisement -

Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah IAIN Curup M. Pikri Anandi menyatakan, bahwa lonjakan kasus pencabulan bukan hanya masalah hukum semata, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang harus ditangani bersama.

“Pencabulan adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius. Ini bukan hanya menyakiti korban secara fisik dan psikologis, tapi juga menghancurkan masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, kita butuh sinergisitas dari semua pihak,” ujarnya.

Peran Vital Orang Tua dalam Pencegahan Kekerasan Seksual

Salah satu fokus utama HMI adalah menekankan peran krusial dari orang tua dalam melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan seksual. M. Pikri Anandi menegaskan, bahwa orang tua harus menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, dan pengawasan untuk anak-anak mereka. Orang tua harus membangun komunikasi terbuka dengan anak-anaknya sejak dini, jangan sampai anak-anak merasa takut atau malu untuk bercerita tentang pengalaman mereka. Melalui dialog yang jujur dan penuh kasih, orang tua bisa mengenali tanda-tanda bahaya dan memberikan perlindungan yang tepat.

- Advertisement -

“Kami sampaikan bahwasanya pendidikan moral dan nilai-nilai keagamaan juga harus ditanamkan sejak dini oleh orang tua agar anak memiliki fondasi kuat dalam membentengi diri dari perilaku negatif yang berpotensi membahayakan. Selain itu, kami mengajak orang tua untuk lebih waspada dan aktif mengawasi aktivitas anak, termasuk dalam penggunaan media sosial yang saat ini menjadi salah satu ruang rawan bagi anak untuk mengalami pelecehan,” ajaknya.

Tindakan Tegas Aparat Penegak Hukum

- Advertisement -

Selain itu, HMI mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, cepat, dan tegas dalam menindak pelaku pencabulan tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang adil dan transparan sangat penting untuk memberikan efek jera sekaligus memastikan hak-hak korban terpenuhi. Jangan sampai ada pelaku pencabulan yang lolos dari jeratan hukum hanya karena kekuasaan atau pengaruhnya. Semua harus diproses secara setara sesuai aturan yang berlaku.

Peran Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)

HMI mendesak Peran dari lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengenai insiden ini, karena peran lembaga PPPA sangat penting dalam ekosistem perlindungan perempuan dan anak. Mereka tidak hanya hadir saat kasus sudah terjadi, tetapi juga berada di garis depan pencegahan, edukasi, hingga pemulihan korban. Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar peran ini berjalan maksimal.

Kasus pencabulan terhadap perempuan dan anak merupakan bentuk kekerasan seksual yang sangat merusak, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Untuk menanganinya secara efektif, dibutuhkan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga dari sisi pencegahan, edukasi, perlindungan, dan pemulihan. Di sinilah peran lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), baik di tingkat nasional maupun daerah, menjadi sangat krusial.

Peran Lembaga Pendidikan

1. Edukasi dan Penyuluhan

Lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman sejak dini mengenai kekerasan seksual. Melalui edukasi formal dan non formal, siswa bisa diajari tentang batas tubuh pribadi, jenis-jenis kekerasan seksual, bagaimana mengenalinya.

2. Membangun Lingkungan Aman

Lingkungan sekolah yang aman, terbuka, dan menghargai semua individu sangat berperan dalam mencegah kekerasan seksual. Dalam hal ini Lembaga pendidikan perlu menumbuhkan budaya saling menghormati, bebas dari bullying, diskriminasi, dan pelecehan. Lingkungan yang suportif dan responsif menjadikan siswa merasa aman dan nyaman untuk belajar serta melaporkan hal-hal yang mencurigakan. (rls)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta, Berikut Syarat dan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Terjebak Dalam Siring, Seorang Jukir di Rejang Lebong Ditemukan Tak Bernyawa

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Nasib malang dialami Bahrul Mukminin (60), seorang juru parkir (jukir) di Rejang Lebong yang merupakan warga Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu...

Disdikbud Rejang Lebong Wacanakan Penerapan SPMB Online, 8 SMP jadi Sampel, Berikut Daftarnya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong mulai mewacanakan penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online pada tahun ajaran...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Usai Tetapkan Mantan Direktur RSUD Sebagai Tersangka, Nama Kasi Pidsus dan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Usai menetapkan Mantan Direktur RSUD Rejang Lebong dr. Rheyco Victoria, S.P sebagai tersangka dugaan kasus korupsi anggaran makan dan minum pasien...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id