ID mengaku, dia melihat langsung aksi p3mbunuhan yang dilakukan sang ayah meskipun tidak secara penuh. Bahkan dari cerita yang disampaikan ID, pada awalnya memang terjadi keributan antara ayahnya dengan ES (42) ibu tirinya itu pada Rabu 30 April 2025. Dimana setelah itu, dia juga sempat melihat ayahnya memukul ibu tirinya.
Akan tetapi, saat itu ID tidak mengetahui dengan pasti sang ayah memukul ibu tirinya menggunakan sajam jenis parang, melainkan hanya melihat kayunya saja. Usai memukul ibu tirinya, diketahui ayahnya kemudian memasuki kamar saudari tirinya yakni GMW (14). Melihat hal itu, ID langsung ketakutan dan berlari keluar rumah serta meminta pertolongan warga sekitar.
Namun sangat disayangkan, saat itu warga sekitar hanya menyangka peristiwa yang terjadi pada hari itu berupa pertengkaran rumah tangga biasa.
Selang beberapa waktu, ayahnya menghampiri ID dan memberikan uang agar pergi dari tempat tersebut. Namun saat itu, ayahnya juga tak memberikan penjelasan lain dan langsung kembali ke dalam rumah. Padahal saat itu, ID melihat tangan ayahnya sudah berlumuran darah.
Karena melihat langsung kejadian tersebut, ID merasa ketakutan dan trauma yang sangat mendalam, serta memutuskan pulang ke rumah ibu kandungnya.























