REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Setelah sebelumnya membangun 5 titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Desa Seguring Kecamatan Curup Utara. Satgas Kodim 0409/Rejang Lebong kembali menambah 1 titik sumur bor lagi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Plh Pasiter Kodim 0409/Rejang Lebong, Kapten Inf Tasmi Basiroroni menyampaikan, penambahan titik sumur bor ini disesuaikan dengan kebutuhan air bersih yang dibutuhkan warga setempat. Penambahan titik sumur bor harus dilakukan agar warga Desa Seguring tidak kekurangan air bersih, serta bisa merasakan manfaat air bersih secara maksimal.
“Sesuai permintaan warga, kita menambahkan 1 titik sumur bor lagi di wilayah Dusun I Desa Seguring. Akan kita pasang juga sepaket dengan tedmon nya untuk memudahkan warga saat menampung air,” ujar Tasmi.
Sementara untuk progres pembuatan sumur bor di 5 titik sebelumnya kata Tasmi, saat ini sudah diangka sekitar 80an persen. Namun meski begitu, air bersih yang dihasilkan dari sumur bor sudah bisa dimanfaatkan untuk keperluan warga setempat.
“Kita targetkan proses pembuatan sumur bor bisa segera rampung 100 persen. Kita juga berpesan, agar warga setempat dapat menjaga dan memelihara sumur bor yang dibuat ini dengan baik,” ungkap Tasmi.
Disisi lain Kades Seguring, Yan Husin Damiri mengatakan, permasalahan air bersih di desanya ini memang telah terjadi sejak lama. Sejumlah warga masih ada yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang layak. Karena itu kata dia, salah satu permohonan mereka dalam TMMD ini ialah pembangunan sumur bor untuk membantu dalam menyediakan sumber air bersih kepada masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI atas program yang direalisasikan ini. Pembangunan sumur bor ini saya yakin bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Desa Seguring,” singkatnya.
Sekedar informasi, saat ini pembangunan fisik dan non fisik yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong melalui TMMD masih terus berproses. Pembukaan jalan dan pengerasan sudah diangka 30 persen, pembangunan 3 RTLH sudah rampung, dan 2 lagi masih berproses, sedangkan untuk rehab jembatan sudah mencapai angka 50 persen lebih. (JP)
























