REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Curup turut menyampaikan keprihatinan atas maraknya fenomena gangster dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong. Fenomena tersebut dinilai tidak hanya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda apabila tidak ditangani secara komprehensif.
Ketua Umum HMI Cabang Curup, Muhammad Pikri Anandi, mengatakan bahwa persoalan gangster, pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga rendahnya kesadaran hukum di kalangan remaja merupakan tantangan sosial kontemporer yang membutuhkan perhatian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
HMI Cabang Curup juga memberikan apresiasi kepada Polres Rejang Lebong yang selama ini telah melakukan berbagai langkah preventif dan represif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi aktivitas geng motor dan kelompok remaja yang berpotensi melakukan tindakan kriminal.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Polres Rejang Lebong dalam menjaga situasi kamtibmas. Upaya patroli, pembinaan, serta penegakan hukum yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan aparat dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi gangguan keamanan,” ujar Pikri.
Namun demikian, HMI menilai bahwa persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum semata. Diperlukan langkah preventif melalui pendidikan, penguatan karakter, literasi digital, serta peningkatan kesadaran hukum bagi generasi muda.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, HMI Cabang Curup akan melaksanakan program HMI Goes To School dengan tema “Moralitas Pemuda dan Tantangan Sosial Kontemporer” yang menyasar pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mendapatkan edukasi mengenai bahaya kenakalan remaja, fenomena gangster, penyalahgunaan narkoba, pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kesadaran hukum, konsekuensi hukum atas berbagai bentuk pelanggaran yang kerap dilakukan remaja, literasi digital, etika bermedia sosial, serta cara bijak menghadapi tantangan dunia digital.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Rejang Lebong tidak hanya memahami bahaya gangster dan pergaulan bebas, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang hukum, etika digital, serta tanggung jawab sosial sebagai generasi penerus bangsa,” jelas Pikri.
Program HMI Goes To School akan dikemas dalam bentuk seminar edukatif, dialog interaktif, serta sesi tanya jawab yang memungkinkan para pelajar berinteraksi langsung dengan para narasumber dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan sosial yang mereka hadapi saat ini.
HMI Cabang Curup berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam membangun generasi muda yang berkarakter, cakap digital, sadar hukum, dan memiliki ketahanan moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kontemporer.
“Menyelamatkan generasi muda tidak cukup hanya dengan penindakan setelah terjadi masalah. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran, karakter, dan daya tahan moral sejak dini. Melalui HMI Goes To School, kami ingin menghadirkan gerakan edukatif yang melibatkan seluruh pihak untuk menjaga masa depan generasi muda Rejang Lebong,” tutup Pikri. (rls)
























