REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Melalui program revitalisasi yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong kembali mengusulkan sebanyak 142 Sekolah Dasar (SD) agar mendapat perbaikan maupun rehabilitasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong Zakaria Efendi, M.Pd melalui Kabid SD Heny menyampaikan, total SD di Rejang Lebong ada sebanyak 181 SD. Namun karena pengusulan sarpras dapodik di 39 SD baru 2 semester, hanya 142 SD yang bisa diusulkan agar mendapat bantuan revitalisasi.
“142 SD ini sudah melakukan pengisian pendataan sarpras di Dapodik selama 4 semester,” ujar Heny.
Meski begitu tutur Heny, dari 142 SD yang diusulkan, kuota revitalisasi yang diberikan untuk SD di Rejang Lebong oleh Kementerian tahun ini sebanyak 42 sekolah.
“Jumlahnya bisa bertambah dan bisa saja berkurang. Kita berharap agar 42 SD yang masuk program revitalisasi semuanya bisa direnovasi dan diperbaiki pada tahun 2026 ini. Karena di tahun sebelumnya, kita mendapat kuota terbanyak di Provinsi Bengkulu untuk program revitalisasi, ” sampainya.
Dia juga mengingatkan, agar seluruh SD yang belum terdata terus melakukan pengusulan revitalisasi melalui dapodik sarpras, agar bisa masuk dalam pendataan untuk mendapat bantuan revitalisasi. Dimana bantuan yang diterima oleh pihak sekolah, diantaranya ruang kelas, ruang perpustakaan, toilet, dan ruang administrasi. “Kita pihak Dikbud akan terus berupaya untuk mensosialisasikan dan membantu pihak sekolah, agar terus mengisi data sarpras di Dapodik setiap semesternya. Mudah-mudahan sekolah lainnya ya g sudah masuk dalam pendataan, bisa segera mendapat bantuan revitalisasi ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, sekitar 70 persen SD di Rejang Lebong masih membutuhkan perbaikan dan rehabilitasi. (JP)













































