Sabtu, Maret 7, 2026

Perbaikan Jalan Nasional di Air Meles Atas Rejang Lebong Dipertanyakan, Mencuat Dugaan Korupsi Dana Perawatan Rutin BPJN Bengkulu

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Perbaikan jalan nasional yang ada di wilayah Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang dipertanyakan publik.

Perbaikan berupa penambalan yang kerap dilakukan di jalan nasional tersebut dinilai tak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

- Advertisement -

Hal itu terbukti dari seringnya rusak jalan di wilayah tersebut, terlebih jalan tersebut kerap dilewati oleh kendaraan truk muatan yang menuju ke Kota Bengkulu.

Sehingga belakangan ini mencuat, adanya dugaan korupsi dan penyalahgunaan dana yang diperuntukkan bagi perawatan jalan nasional di Desa Air Meles Atas tersebut.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Bengkulu menduga, bahwa dana perawatan rutin jalan yang seharusnya digunakan untuk memelihara dan memperbaiki jalan nasional, justru digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya beberapa proyek perbaikan jalan yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, serta adanya indikasi penggunaan bahan-bahan yang tidak sesuai.

- Advertisement -

“Kasus ini sangat memprihatinkan dan menunjukkan bahwa ada oknum-oknum yang tidak peduli dengan kepentingan masyarakat. Kami mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan,” ungkap Ishak Burmansyah ketua LSM Pekat Bengkulu, Jum’at 18 Juli 2025.

Selain itu masyarakat Bengkulu juga berharap, agar pemerintah dapat menindaklanjuti dugaan kasus ini dan memastikan bahwa dana perawatan rutin jalan digunakan secara efektif dan efisien untuk kepentingan masyarakat.

- Advertisement -

Mereka juga berharap, agar pemerintah dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

Karena sejak beberapa waktu lalu, dugaan kasus korupsi dana perawatan rutin jalan BPJN Bengkulu ini telah menimbulkan kekhawatiran akan kualitas infrastruktur jalan di Provinsi Bengkulu dan menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengelolaan dana publik oleh pemerintah.

Untuk diketahui, dugaan praktik korupsi dalam proyek tambal sulam jalan nasional di wilayah Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, ini kian menguat.

Masyarakat mencurigai bahwa hotmix yang digunakan dalam proyek ini diproduksi secara mandiri oleh pihak pelaksana, bukan berasal dari pabrik resmi Asphalt Mixing Plant (AMP).

Informasi terhimpun, di sekitar kediaman pelaksana proyek, Jumadi, ditemukan tumpukan material sisa kormeling, drum aspal, serta sisa pembakaran yang diduga digunakan untuk produksi hotmix secara manual.

Tak hanya itu, kondisi jalan yang baru diperbaiki kembali rusak dalam waktu singkat dan berulang di titik-titik yang sama, sehingga memperkuat asumsi bahwa bahan yang digunakan tidak memenuhi standar kualitas AMP.

“Saya sangat kecewa dengan praktik seperti ini. Pihak pelaksana seolah tidak peduli dengan keselamatan dan kepentingan masyarakat,” ujar salah seorang warga di desa setempat.

Pelaksana proyek Bantah Tuduhan tersebut

Juru Bicara Pelaksana Proyek Jumadi menyampaikan, material yang ditemukan hanyalah sisa dari proyek lain yang tidak berkaitan dengan proyek jalan nasional tersebut.

“Kami tidak memproduksi hotmix sendiri untuk proyek ini. Material yang ditemukan adalah sisa proyek terdahulu. Hotmix kami pasok dari AMP Selamet Grup,” ujar Jumadi.

Warga Minta Pengawasan Diperketat

Beberapa warga dan pengamat proyek meragukan keabsahan klaim itu, terutama karena tidak ada bukti logistik yang menguatkan bahwa pasokan hotmix berasal dari AMP resmi.

Desakan agar pemerintah segera turun tangan dan melakukan investigasi menyeluruh pun menguat.

Karena masyarakat berharap, pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur dilakukan secara ketat, guna mencegah praktik curang yang merugikan negara dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dugaan produksi hotmix ilegal oleh pihak pelaksana ini pun menjadi tanda akan lemahnya pengawasan dan potensi penyimpangan anggaran dalam proyek-proyek pemerintah di daerah. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Simpan 19 Paket Ganja, Pelajar di Rejang Lebong Diamankan Polisi, Diduga jadi Pengedar

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Seorang pelajar berinisial DMD (17), warga Kelurahan Dusun Curup Kecamatan Curup Utara terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian setelah kedapatan menyimpan ganja...

Dinkes Rejang Lebong Pastikan 21 Puskesmas Siaga Selama Ramadhan dan Idul Fitri

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memastikan sebanyak 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan wilayah Rejang Lebong selalu...

Perkuat Kinerja Organisasi, Dinas Kesehatan Rejang Lebong Rotasi Jabatan Sekretaris, Mery Tresiana Effendi Jabat...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Jabatan Sekretaris di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mengalami pergantian. Mery Tresiana Effendi, SST., M.Tr.Keb., resmi ditunjuk sebagai Pelaksana...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kepahiang

Bengkulu

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Dedy Hardiansyah Putra “Sekretaris PWI” Nahkodai JMSI Provinsi Bengkulu Periode 2025 – 2030

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, Dedy Hardiansyah Putra, dipercaya untuk menahkodai Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu periode...

Maraknya Kasus Perbankan, Kinerja OJK Bengkulu jadi Sorotan

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Rentetan kasus perbankan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saat ini tuai sorotan publik. Dimulai dari kasus korupsi di Bank Bengkulu...

JMSI Kecam Arogansi Humas OJK Bengkulu, Riki : Main ‘Kick’ Wartawan Itu Tindakan Primitif

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan oknum Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu terhadap...

Fraksi Golkar Setujui Raperda APBD Tahun 2026 Provinsi Bengkulu Disahkan jadi Perda dengan Catatan, Ini Kata Mahdi Husen!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 disahkan menjadi Perda. Hanya saja...

PMII Cabang Curup Turut Mengecam Keras Penembakan Lima Petani di Pino Raya Bengkulu Selatan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Curup turut menyatakan sikap keras terkait insiden penembakan lima petani di Desa Kembang Seri,...

HMI Cabang Curup Kecam Penembakan Petani Pino Raya, Desak Pemerintah dan APH Usut Tuntas Pelaku

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Insiden penembakan terhadap lima petani di Pino Raya, Bengkulu Selatan, pada Senin (24/11/2025) kembali memunculkan sorotan tajam terhadap persoalan agraria di...

Mahasiswa Sosiologi FISIP UNIB Gelar Literasi Hukum Perlindungan Hak Individu dengan Gangguan Kesehatan Mental

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Literasi Hukum untuk...

Sunat Honor TKS, Mantan Kasat dan Bendahara Satpol PP Rejang Lebong Divonis 5 Tahun Penjara

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Mantan Kasatpol PP Rejang Lebong Akhmad Rifai bersama mantan bendaharanya Jaya Mirsa, divonis 5 tahun penjara atas tindak pidana korupsi dengan...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id