Selasa, Oktober 20, 2026

Nasib 1.725 PPPK Kepahiang di Ujung Tanduk, Pemkab Siapkan Evaluasi Kinerja Jelang Kontrak Berakhir

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mulai memasuki fase penentuan. Pemkab Kepahiang memastikan seluruh PPPK akan menjalani evaluasi, menyusul berakhirnya masa kontrak bagi sebagian pegawai pada akhir September 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Hartono, mengungkapkan, ada 1.725 PPPK yang saat ini tercatat di lingkungan Pemkab Kepahiang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 691 orang merupakan PPPK paruh waktu yang baru diangkat pada 2025 dan akan menghadapi berakhirnya masa kontrak pada 30 September 2026.

Sedangkan sebanyak 1.034 orang lainnya merupakan PPPK penuh waktu yang telah mengabdi sejak 2022. Kelompok ini juga akan menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah.

- Advertisement -

“Evaluasi akan dilakukan secara ketat oleh masing-masing perangkat daerah atau OPD,” kata Hartono.

Menurut dia, evaluasi tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan kontrak, tetapi juga akan melihat secara menyeluruh kedisiplinan dan kinerja pegawai selama menjalankan tugas.

Karena itu Hartono menegaskan, pegawai yang menunjukkan kinerja baik dan dinyatakan lolos evaluasi memiliki peluang untuk mendapatkan perpanjangan kontrak.

“Kalau dinilai baik dan lolos evaluasi, kontrak mereka dipastikan akan diperpanjang,” ujarnya.

Dengan demikian, masa kerja PPPK tidak otomatis berhenti ketika kontrak berakhir. Namun, keberlanjutannya tetap akan bergantung pada hasil evaluasi serta kebijakan pemerintah.

Tak hanya PPPK paruh waktu lanjutnya, Pemkab Kepahiang juga berencana melakukan evaluasi terhadap PPPK penuh waktu. Artinya, seluruh pegawai dengan status PPPK di lingkungan Pemkab Kepahiang akan menghadapi penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja masing-masing.

Kebijakan evaluasi ini menjadi penting di tengah persoalan penataan tenaga non-ASN yang hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Terlebih, keberadaan PPK memiliki peran penting dalam menopang pelayanan pemerintahan, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan tenaga aparatur dalam jumlah besar.

“Belakangan ini muncul harapan agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK yang telah bekerja dan menjalankan tugas pelayanan publik. Karena itu kita berharap, agar seluruh PPPK dapat mempertahankan kinerja serta memenuhi standar yang ditetapkan agar dapat melanjutkan masa kontraknya,” tegasnya.

Sementara itu terkait isu penghapusan tenaga honorer dan kemungkinan seluruh penggajian PPPK ditanggung pemerintah pusat, Hartono menyebut hingga kini hal tersebut masih sebatas wacana.

“Untuk saat ini masih sebatas wacana dan belum ada kepastian realisasi,” singkatnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Pemkab Kepahiang belum dapat memastikan adanya perubahan skema pembiayaan PPPK, termasuk kemungkinan penggajian sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Karena itu, evaluasi terhadap 1.725 PPPK menjadi salah satu agenda penting Pemkab Kepahiang menjelang berakhirnya masa kontrak. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan keberlanjutan masa kerja para PPPK di lingkungan pemerintah daerah.

Bagi 691 PPPK paruh waktu, akhir September 2026 menjadi momentum krusial. Sementara bagi 1.034 P3K penuh waktu, evaluasi juga menjadi penentu untuk memastikan kinerja dan kedisiplinan mereka tetap sesuai dengan tuntutan pelayanan pemerintahan.

Dengan jumlah mencapai 1.725 orang, keputusan terkait keberlanjutan PPPK tidak hanya menyangkut status kepegawaian, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesinambungan pelayanan publik serta kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Kepahiang. (NAC)

- Advertisement -

NEWS UPDATE

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Ujan Mas Kepahiang

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Kali ini, perusahaan...

Lewat Laga Exhibition, CBBC Meriahkan Final Kito’s Competition 3×3 Basketball, Berikut Daftar Juaranya!

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Partai final Kito’s Competition 3x3 Basketball yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu 18 Oktober 2026 berlangsung...

Antusiasme UMKM Membludak! 23 Stand Gratis Semarak Merah Putih Rejang Lebong Ludes, Ini Alternatif...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Tingginya antusiasme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ambil bagian dalam kegiatan Semarak Merah Putih di Lapangan Dwi Tunggal,...
Advertisement

Konten yang tampil di bawah ini merupakan iklan dari jaringan MGID. aspirasiterkini.com tidak terkait dengan konten ini.

Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Soroti Maraknya Gangster Meresahkan di Rejang Lebong, HMI Cabang Curup Gencarkan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Curup turut menyampaikan keprihatinan atas maraknya fenomena gangster dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan menjadi...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Kali ini, perusahaan...

Bengkulu

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Pemulangan Jenazah TKI/PMI Rejang Lebong Dari Jepang jadi Sorotan, Mahdi Husen: Kita Harap Pemerintah Segera Menemukan Solusi!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mahdi Husen, yang juga merupakan anggota dewan asal Kecamatan Selupu Rejang turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya...

TKI Asal Rejang Lebong Meninggal Dunia di Jepang, Diduga Terjatuh dari Lantai Sembilan: Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kabar duka datang dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. TKI bernama Rizki Ade Putra (26), yang merupakan warga Kelurahan Air Duku...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink