Kamis, September 17, 2026

Nasib 1.725 PPPK Kepahiang di Ujung Tanduk, Pemkab Siapkan Evaluasi Kinerja Jelang Kontrak Berakhir

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mulai memasuki fase penentuan. Pemkab Kepahiang memastikan seluruh PPPK akan menjalani evaluasi, menyusul berakhirnya masa kontrak bagi sebagian pegawai pada akhir September 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Hartono, mengungkapkan, ada 1.725 PPPK yang saat ini tercatat di lingkungan Pemkab Kepahiang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 691 orang merupakan PPPK paruh waktu yang baru diangkat pada 2025 dan akan menghadapi berakhirnya masa kontrak pada 30 September 2026.

- Advertisement -

Sedangkan sebanyak 1.034 orang lainnya merupakan PPPK penuh waktu yang telah mengabdi sejak 2022. Kelompok ini juga akan menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah.

“Evaluasi akan dilakukan secara ketat oleh masing-masing perangkat daerah atau OPD,” kata Hartono.

Menurut dia, evaluasi tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan kontrak, tetapi juga akan melihat secara menyeluruh kedisiplinan dan kinerja pegawai selama menjalankan tugas.

Karena itu Hartono menegaskan, pegawai yang menunjukkan kinerja baik dan dinyatakan lolos evaluasi memiliki peluang untuk mendapatkan perpanjangan kontrak.

- Advertisement -

“Kalau dinilai baik dan lolos evaluasi, kontrak mereka dipastikan akan diperpanjang,” ujarnya.

Dengan demikian, masa kerja PPPK tidak otomatis berhenti ketika kontrak berakhir. Namun, keberlanjutannya tetap akan bergantung pada hasil evaluasi serta kebijakan pemerintah.

- Advertisement -

Tak hanya PPPK paruh waktu lanjutnya, Pemkab Kepahiang juga berencana melakukan evaluasi terhadap PPPK penuh waktu. Artinya, seluruh pegawai dengan status PPPK di lingkungan Pemkab Kepahiang akan menghadapi penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja masing-masing.

Kebijakan evaluasi ini menjadi penting di tengah persoalan penataan tenaga non-ASN yang hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Terlebih, keberadaan PPK memiliki peran penting dalam menopang pelayanan pemerintahan, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan tenaga aparatur dalam jumlah besar.

“Belakangan ini muncul harapan agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK yang telah bekerja dan menjalankan tugas pelayanan publik. Karena itu kita berharap, agar seluruh PPPK dapat mempertahankan kinerja serta memenuhi standar yang ditetapkan agar dapat melanjutkan masa kontraknya,” tegasnya.

Sementara itu terkait isu penghapusan tenaga honorer dan kemungkinan seluruh penggajian PPPK ditanggung pemerintah pusat, Hartono menyebut hingga kini hal tersebut masih sebatas wacana.

“Untuk saat ini masih sebatas wacana dan belum ada kepastian realisasi,” singkatnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Pemkab Kepahiang belum dapat memastikan adanya perubahan skema pembiayaan PPPK, termasuk kemungkinan penggajian sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Karena itu, evaluasi terhadap 1.725 PPPK menjadi salah satu agenda penting Pemkab Kepahiang menjelang berakhirnya masa kontrak. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan keberlanjutan masa kerja para PPPK di lingkungan pemerintah daerah.

Bagi 691 PPPK paruh waktu, akhir September 2026 menjadi momentum krusial. Sementara bagi 1.034 P3K penuh waktu, evaluasi juga menjadi penentu untuk memastikan kinerja dan kedisiplinan mereka tetap sesuai dengan tuntutan pelayanan pemerintahan.

Dengan jumlah mencapai 1.725 orang, keputusan terkait keberlanjutan PPPK tidak hanya menyangkut status kepegawaian, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesinambungan pelayanan publik serta kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Kepahiang. (NAC)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Misteri Kematian Pelajar di Telaga Hijau Kepahiang: Dua Teman Tongkrongan Korban Ditetapkan jadi Tersangka,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Misteri kematian Rehan Gustiawan (16), pelajar asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang ditemukan tidak bernyawa di dasar Telaga Hijau, akhirnya mulai...

Prestasi Membanggakan!!! Siswa MIM 10 Karang Anyar Raih Juara 1 OMI Tingkat Kabupaten, Siap...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Karang Anyar Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Kali ini, prestasi tersebut datang dari...

Jembatan Perintis Garuda di Air Rusa Rampung, Akses Pendidikan dan Pertanian Semakin Mudah: Warga...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Harapan masyarakat Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak akhirnya terwujud....

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Tuai Polemik, Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BMA Rejang Lebong jadi Sorotan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Proses pembentukan panitia pemilihan Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Rejang Lebong menuai polemik dan jadi sorotan publik. Sejumlah kalangan menilai...

Kepahiang

Misteri Kematian Pelajar di Telaga Hijau Kepahiang: Dua Teman Tongkrongan Korban...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Misteri kematian Rehan Gustiawan (16), pelajar asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang ditemukan tidak bernyawa di dasar Telaga Hijau, akhirnya mulai...

Bengkulu

TNI dan Kemendes PDT Gulirkan Karya Bhakti Skala Besar, Tiga Kabupaten di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong jadi Sasaran

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau kembali digencarkan. Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes...

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut ke Tahap VII, Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik, Ini Lokasinya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong terus berlanjut. Memasuki bulan September 2026, ada lima titik jembatan...

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id