Senin, April 20, 2026

Mengejutkan, Sejumlah PPPK R4 di Rejang Lebong Kecewa dengan Hasil Pengumuman Seleksi, Puluhan Peserta Lulus Dinilai Tak Memenuhi Kriteria

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Pengumuman Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu R4 di wilayah Kabupaten Rejang Lebong telah diumumkan sejak beberapa waktu lalu. Ratusan peserta dinyatakan lulus sesuai dengan formasi yang telah diusulkan oleh Bupati Rejang Lebong ke Kemenpan RB saat itu.

Namun meski begitu, nampaknya persoalan PPPK Paruh Waktu di wilayah Kabupaten Rejang Lebong ini masih menjadi pertanyaan dari sejumlah pihak, khusunya bagi para peserta PPPK R4 yang tidak lulus maupun belum dianggap layak untuk diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.

- Advertisement -

Informasi terhimpun, dari ratusan PPPK R4 Paruh Waktu yang dinyatakan lulus, puluhan diantaranya dinilai tak sesuai dengan kriteria seharusnya.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Agus Setiawan Putra, salah seorang peserta PPPK R4 asal DLH Rejang Lebong yang sudah mengabdi selama 15 tahun.

“Sebelumnya kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari maupun pihak BKPSDM yang sudah mengusulkan kuota PPPK paruh waktu untuk Kabupaten Rejang Lebong. Namun kami sangat menyayangkan, pengumuman seleksi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan. Dari ratusan peserta yang lulus, puluhan diantaranya menurut kami tidak memenuhi syarat untuk lulus,” ujar Agus.

Dia menjelaskan, puluhan peserta yang telah dinyatakan lulus itu banyak yang sudah tidak aktif bekerja lagi sejak beberapa waktu lalu. Bahkan kata dia, ada peserta yang usia kerjanya kurang dari 2 tahun pun masih bisa lolos menjadi PPPK Paruh Waktu di Rejang Lebong.

- Advertisement -

“Saya sudah 15 tahun bekerja dan mengabdi di DLH Rejang Lebong. Administrasi saya lengkap dan memenuhi syarat untuk diangkat PPPK Paruh Waktu. Namun nyatanya saya tidak lulus dan harus menelan pil pahit. Akan tetapi yang sangat saya sayangkan, kok mereka yang tidak memenuhi kriteria bisa lulus dan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu,” terangnya.

Hal senada dilontarkan oleh Siti Amnah peserta PPPK R4 lainnya yang tidak lulus seleksi. Dia mengatakan, hasil seleksi yang telah diumumkan tersebut membuat hatinya gelisah untuk mempertanyakan sejumlah pertanyaan yang pastinya akan menjadi pertanyaan bagi peserta PPPK lainnya yang tidak lolos.

- Advertisement -

“Saya sudah 7 tahun bekerja dan mengabdi di salah satu Kantor Lurah wilayah Kecamatan Curup Tengah. Meski gaji saya hanya Rp 350 perbulan, setiap hari saya selalu menjalankan tugas saya secara maksimal sesuai tupoksi. Tapi kenapa kok hal itu belum cukup untuk menjadikan saya sebagai PPPK Paruh Waktu di Rejang Lebong ini. Karena itu saya dan teman-teman yang lain ingin kejelasan terkait hasil pengumuman PPPK Paruh Waktu belum lama ini,” terangnya.

Dia juga menambahkan, sebagai salah satu peserta PPPK R4 di Rejang Lebong, dirinya sudah berjuang cukup keras untuk membawa peserta lainnya agar bisa lolos menjadi PPPK Paruh Waktu.

Akan tetapi apalah daya kata dia, dia yang berjuang orang yang menuai, orang makan nangkanya dia makan getahnya.

“Saya ingin mendengar langsung kejelasan dari pihak BKPSDM terkait dengan hasil seleksi PPPK Paruh Waktu ini. Kalau memang yang lolos berdasarkan perangkingan, kenapa banyak peserta PPPK R4 yang sudah lama tak aktif bisa lolos menjadi PPPK Paruh Waktu,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya sebanyak 327 honorer R3 dan R4 di wilayah Kabupaten Rejang Lebong diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu oleh Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari, S.E, M.A.P.

Usulan itu merupakan langkah cepat yang diambil bupati, guna menanggapi keresahan para honorer yang belum mendapatkan kejelasan terkait nasibnya untuk dilantik sebagai PPPK atau tidak.

Bupati menegaskan, dia telah memanggil pihak BKPSDM dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas persoalan tersebut, lantaran batas akhir pengusulan formasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) jatuh pada 20 Agustus 2025 lalu.

Bupati juga menjelaskan, kategori R3 merupakan honorer yang telah masuk dalam database Kemenpan RB berjumlah 125 orang. Sementara R4 adalah honorer non-database dengan jumlah jauh lebih besar, yakni 658 orang.

Namun karena kondisi keuangan daerah saat ini belum stabil, pihaknya tetap mengupayakan agar para honorer itu mendapatkan haknya.

Oleh karena itu untuk saat ini ada sekitar 327 formasi untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Berikut rincian 327 formasi yang bakal diusulkan untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu meliputi:

1. Tenaga Guru sebanyak 88 formasi, terdiri dari R3 sebanyak 7 formasi dan R4 sebanyak 81 formasi.

2. Tenaga Kesehatan sebanyak 35 formasi, terdiri dari R3 sebanyak 3 formasi dan R4 sebanyak 32 formasi.

3. Tenaga Teknis sebanyak 204 formasi, terdiri dari R3 sebanyak 76 formasi dan R4 sebanyak 128 formasi. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kejari Rejang Lebong Dalami Dugaan Tipikor Dana Hibah Pilkada 2024, Lima Pejabat KPU Diperiksa

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) terkait penggunaan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di lingkungan Sekretariat KPU Rejang Lebong...

Gandeng Impro, Urban MTB 2026 di Hutan Imbo Rajo Sukses Angkat Sport Tourism Rejang...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kejuaraan Urban Mountain Bike (MTB) 2026 yang digelar di Hutan Kota Imbo Rajo Penjenjang Bumei pada tanggal 18-19 April 2026 berlangsung...

Tampil Gemilang di Urban MTB 2026, Atlet Binaan Rejang Lebong “Novan” Juara Kelas Elite...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Atlet sepeda binaan Pengkab ISSI Rejang Lebong kembali menunjukkan dominasinya dalam ajang Urban Mountain Bike (MTB) 2026 yang digelar Dinas Pariwisata...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Serukan Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Rejang Lebong Tuntut Keadilan Untuk ‘Reza’...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Aliansi mahasiswa Rejang Lebong yang merupakan gabungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) 4 kampus besar di Kabupaten Rejang Lebong, yakni IAIN...

Kepahiang

Program Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka, BLK Kepahiang Perketat Seleksi Peserta,...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - UPTD Pelatihan Kerja atau Balai Latihan Kerja (BLK) Kepahiang kembali membuka program pelatihan keterampilan atau pelatihan kerja gratis bagi masyarakat di...

Bengkulu

MAKNA DISSENTING OPINION BAGI PENCARI KEADILAN

(Berkaca Dari Perkara Korupsi Mega Mall) Abdusy Syakir “Di ruangan tempat orang-orang dengan suara bulat mempertahankan KONSPIRASI keheningan, satu kata KEBENARAN terdengar seperti tembakan pistol” @Czeslaw...

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id