REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Aktivitas permainan tradisional judi dadu dan bola gelinding di kawasan Lapangan Parkir Gedung PBSI, Kelurahan Pelabuhan Baru, Kecamatan Curup Tengah, dibubarkan oleh pihak kepolisian, Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 10.45 WIB.
Pembubaran dilakukan oleh personel Piket Pos Terpadu Bang Mego dalam rangka Operasi Ketupat Nala 2026, setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya praktik perjudian di lokasi wahana permainan tradisional Buayan Keling yang dinilai meresahkan.
Informasi dihimpun, usai menerima laporan warga, petugas gerak cepat ke lokasi untuk melakukan penggrebekan.
Benar saja, saat tiba di lokasi kejadian perkara, petugas mendapati aktivitas perjudian tengah berlangsung. Namun, para pemain dan bandar diduga telah lebih dulu melarikan diri saat petugas tiba di lokasi
Kapolres Rejang Lebong AKBP. Florentus Situngkir, S.I.K, M.H melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri mengatakan, penindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas perjudian di ruang publik.
Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam praktik perjudian, diantaranya 10 buah bola dadu, satu bola dadu kecil, kartu remi, alas dadu, uang tunai sebesar Rp31.000, serta enam bungkus rokok.
“Sejumlah barang bukti sudah diamankan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku yang melarikan diri,” ujar Hasan.
Dia menegaskan, hingga saat ini pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama selama pelaksanaan Operasi Ketupat Nala 2026. Hal itu dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita pastikan keamanan akan lebih ketat selama libur lebaran ini. Kita juga memastikan, tidak akan ada lagi aktivitas judi dadu yang beroperasi,” tandasnya.
Untuk diketahui, barang bukti yang diamankan telah dibawa ke Polres Rejang Lebong oleh personel piket SPKT, Satreskrim, dan Satintelkam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas serupa di lingkungan sekitar. (JP)
























