Kanal Digital Dinilai Belum Menjawab Persoalan di Lapangan
Penjelasan tersebut rupanya belum sepenuhnya diterima masyarakat. Sejumlah warganet menilai layanan melalui kanal digital atau layanan jarak jauh tidak bisa menggantikan kehadiran petugas BPJS secara langsung di rumah sakit.
Menurut mereka, ketika terjadi persoalan pelayanan BPJS, pasien dan keluarga justru lebih dahulu berhadapan dengan petugas rumah sakit, terutama tenaga kesehatan (nakes). Akibatnya, tenaga kesehatan kerap menjadi sasaran keluhan bahkan kemarahan pasien, padahal kebijakan administrasi berada di bawah kewenangan BPJS Kesehatan.
Salah satu akun media sosial bernama Teguh Ananda menilai keberadaan petugas BPJS di rumah sakit menjadi kebutuhan yang tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh layanan melalui kanal resmi.
“Yang namanya komplain masyarakat itu tidak bisa hanya lewat kanal, Pak. Kalau masyarakat tidak puas dengan pelayanan BPJS, pasti yang dimaki adalah petugas rumah sakit duluan karena kalian tidak standby menjaga kualitas layanan BPJS,” tulisnya.























